URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga kembali mendirikan Posko Mudik 2024 sebagai respons terhadap kebutuhan para pemudik yang sering memanfaatkan posko tersebut untuk beristirahat setelah perjalanan jauh. Posko tersebut merupakan agenda tahunan yang menunjukkan pengabdian organisasi dalam membantu kelancaran mudik Lebaran 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dukung Mudik, GP Ansor Salatiga Kembali Dirikan Empat Posko Lebaran 2024

Dukung Mudik, GP Ansor Salatiga Kembali Dirikan Empat Posko Lebaran 2024

Dukung Mudik, GP Ansor Salatiga Kembali Dirikan Empat Posko Lebaran 2024

Anggota Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga saat apel persiapan pengamanan mudik di posko mudik lebaran 2024 di Argomulyo, Kota Salatiga.

Foto: Dok IST

Anggota Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga saat apel persiapan pengamanan mudik di posko mudik lebaran 2024 di Argomulyo, Kota Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Karena sering dimanfaatkan oleh para pemudik untuk beristirahat setelah perjalanan jauh, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga kembali mendirikan Posko Mudik 2024.

Agenda tahunan tersebut sebagai bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat dalam kelancaran mudik Lebaran 2024.

Ketua PC GP Ansor Salatiga Fakhrustiqlal menyampaikan bahwa posko mudik 2024 PC GP Ansor Kota Salatiga terbagi menjadi empat titik, yang tersebar di empat kecamatan.

“Titik pertama berada di sekitar exit Tol Salatiga wilayah PAC Tingkir, posko kedua PAC Argomulyo sekitar Jalan Lingkar Salatiga wilayah selatan, posko ketiga PAC Sidmokti pada ruas Jalan Lingkar Salatiga bagian tengah, dan posko terakhir PAC Sidorejo di wilayah Blotongan,” kata Fakhru.

Ketua Ansor Kota Salatiga ini menambahkan, berdasarkan report penyelenggarakan tahun 2023 banyak pemudik yang memanfaatkan posko mudik tersebut.

Sebab Kota Salatiga sendiri menjadi persimpangan yang cukup ideal untuk beristirahat bagi warga di Soloraya maupun Jawa Timur.

“Keberadaan posko mudik di wilayah Kota Salatiga tentunya bisa membantu, Saya berharap seluruh petugas bisa membantu pemudik dan selalu menjaga kesehatan,” harap Fakhru.

Sementara itu, sekretaris PC NU Kota Salatiga Muslikh memberi tiga poin penting untuk anggota GP Ansor. Menurutnya, poin ini harus dipegang terus menerus oleh kader-kader dan berkelanjutan pada generasi berikutnya.

“Adapun poin pertama yakni konsisten dalam kegiatan, utamanya dalam pengabdian masyarakat. Kedua pertahankan sanad keilmuan dan terus memberikan pendampingan kepada seperti yang di sampaikan para muasis NU. Terakhir, pegang terus ciri khas santri yang tawadhu pada Kiai, untuk mendapatkan keberkahan,”terangnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum