URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dukung Program Aku Sedulurmu, Panitia Imlek Nasional Audiensi Ke Polda Jateng

Dukung Program Aku Sedulurmu, Panitia Imlek Nasional Audiensi Ke Polda Jateng

Dukung Program Aku Sedulurmu, Panitia Imlek Nasional Audiensi Ke Polda Jateng

featured-img

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menerima audiensi dan penyerahan bantuan sosial Aku Sedulurmu dari Panitia Imlek Nasional.

RASIKAFM – Polda Jateng menerima audiensi dan penyerahan bantuan sosial Aku Sedulurmu dari Panitia Imlek Nasional dan diterima langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Ruang kerja Kapolda Jateng, Mapolda Jateng Jumat (13/8/2021).
Dalam kesempatannya itu, Luthfi menerangkan bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada anak yang kehilangan orangtuanya akibat terdampak Covid-19.
“Jadi anak yatim piatu yang tidak punya bapak  tidak punya ibu kita data di seluruh Jawa Tengah, kita kasih biaya pendidikan SD, SMP dan SMA,” terangnya.
Bantuan pendidikan melalui program “Aku Sedulurmu” tersebut, kata Luthfi, akan langsung masuk ke tabungan masing-masing anak dan hanya bisa diambil oleh orang tua asuh masing-masing anak.
Atas program Aku Sedulurmu ini, Polda Jateng mendapatkan penghargaan dari Unicef (United Nations Children’s Fund) sebagai pihak yang pertama memberikan bantuan pendidikan ada anak-anak terdampak covid-19 di Jawa Tengah.
Guna keberlanjutan program yang mulia ini, Kapolda Jateng telah memerintahkan seluruh Kapolres jajaran untuk membuat program serupa khusus untuk anak-anak.
“Mulai Senin besok, para Kapolres harus buat program ini khusus anak-anak,” tegasnya.
Selama ini kan yang dibantu pengemis, angkringan, tukang ojek. Anak-anak yang bantu siapa? Durung ono (belum ada) Anak-anak mbok kei (dikasih) beras? gak iso, (gabisa) anak-anak mbok kei (dikasih) sembako, gak bisa,” tambahnya.
Selain memberikan bantuan pendidikan, Polda Jateng juga akan memberikan biaya hidup yang diberikan pada orangtua angkat atau orang tua asuh.
“Jadi bantuan ini sudah berupa tabungan untuk sekolah sampai SMA, nanti kalo sudah lulus SMA, saya bilangi ke anggota kita, nek iso lebokno kuliah kabeh (kalau bisa masukan kuliah semua),” ujar Luthfi.
Program “Aku Sedulurmu” ini terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Termasuk dari pihak keluarga anak anak terdampak covid yang mengaku merasa terbantu  dengan program ini.
Melalui program ini Polda Jateng membantu untuk menyekolahkan dan mewujudkan cita-cita anak-anak Terdampak covid-19 di Jawa Tengah, merangkul mereka agar tak putus asa.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan