URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Program Zero ODOL mendapat dukungan pengemudi truk di Jawa Tengah dengan catatan perlu penataan sistem angkutan secara menyeluruh. Asosiasi Pengemudi Independen, Ditlantas Polda Jateng, dan Kemenhub membahas kebijakan ini di Bergas, Kabupaten Semarang, 22 Januari 2026, untuk meningkatkan keselamatan tanpa mematikan mata pencaharian, melalui tarif jelas, pengawasan, dan solusi bertahap.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dukung Zero ODOL, Pengemudi Minta Tarif dan Sistem Angkutan Ditata dari Hulu ke Hilir

Dukung Zero ODOL, Pengemudi Minta Tarif dan Sistem Angkutan Ditata dari Hulu ke Hilir

Dukung Zero ODOL, Pengemudi Minta Tarif dan Sistem Angkutan Ditata dari Hulu ke Hilir

Ratusan pengemudi yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Independen mengikuti diskusi normalisasi kendaraan angkutan barang menuju zero ODOL 2027 untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas bersama Ditlantas Polda Jateng dan Kementerian Perhubungan di Griya Yodesiya, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (22/1/2026). Foto: win
Ratusan pengemudi yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Independen mengikuti diskusi normalisasi kendaraan angkutan barang menuju zero ODOL 2027 untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas bersama Ditlantas Polda Jateng dan Kementerian Perhubungan di Griya Yodesiya, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (22/1/2026). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Upaya pemerintah menertibkan angkutan barang melalui program Zero Over Dimension Over Load (ODOL) terus mendapat perhatian dari para pelaku transportasi. Di Jawa Tengah, kebijakan tersebut dinilai perlu diiringi penataan sistem angkutan secara menyeluruh agar keselamatan lalu lintas meningkat tanpa mematikan mata pencaharian para pengemudi truk.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Independen (API) Suroso menyatakan dukungan terhadap program pemerintah menuju Zero ODOL demi keselamatan berlalu lintas. Namun, ia menegaskan kebijakan tersebut harus diiringi penataan menyeluruh agar pengemudi tetap bisa bekerja dan roda distribusi tidak terganggu. Menurutnya, Jawa Tengah akan segera mengikuti langkah normalisasi kendaraan seperti yang sudah dilakukan di Surabaya.

“Kami mendukung program pemerintah, tapi yang penting teman-teman sopir masih bisa bekerja. Pemerintah harus berani menata ulang semuanya karena ini akan berdampak pada daya beli masyarakat,” kata Suroso di sela acara rapat dan diskusi normalisasi kendaraan angkutan barang menuju zero ODOL 2027 untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas di Griya Yodesiya, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (22/1/2026).

Ia menekankan pentingnya penetapan tarif batas atas dan batas bawah sebelum kebijakan Zero ODOL diterapkan. Menurutnya, selama ini sopir kerap menjadi pihak yang disalahkan, padahal persoalan ODOL bersumber dari sistem angkutan yang belum tertata dari hulu ke hilir.

“Harus ditata bagaimana pemilik barangnya, bagaimana keselamatannya. Jangan sopir saja yang selalu disalahkan. Jalan rusak sopir yang disalahkan,” ujarnya.

Suroso menjelaskan, pengemudi pada dasarnya tidak ingin melanggar aturan ODOL. Namun, tingginya biaya operasional membuat pelanggaran kerap terjadi. Ia mencontohkan biaya pengiriman bahan pokok dari Jawa ke Kalimantan yang membutuhkan ongkos penyeberangan kapal Semarang–Pontianak mencapai Rp20–22 juta, belum termasuk biaya bongkar muat, sewa armada, dan gaji sopir.

“Semua itu harus terpenuhi. Kalau pelaku transportasi, pengusaha, pemilik barang, dan pengemudi satu kesepakatan, pasti bisa berjalan sesuai harapan,” jelasnya.

API juga mendorong pembentukan tim pengawas independen serta pengembangan terminal khusus angkutan barang, termasuk pemanfaatan sementara terminal tipe A seperti Terminal Bawen.

“Di Indonesia mana ada terminal barang yang representatif. Jawa Tengah contohnya, kontur jalan yang ekstrem dengan banyak tanjakan dan turunan itu sangat berbahaya bagi angkutan barang. Nah ini yang sedang kita kejar,” imbuhnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Pratama Adhyasastra menegaskan penerapan program Zero ODOL akan dilakukan secara bertahap. Selain sosialisasi, pihaknya berupaya mencari solusi agar aturan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan maupun pendapatan pengemudi.

“Kita cari jalan tengah. Ketentuan tidak dilanggar, keselamatan lalu lintas terjaga, dan penghasilan sopir juga tidak terkurangi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dimensi dan kapasitas kendaraan telah dihitung oleh pabrikan sesuai standar keselamatan. Jika muatan melebihi kapasitas, fungsi kendaraan seperti rem dan stabilitas akan terganggu.

“Selain itu bisa mempercepat kerusakan jalan,” benernya.

Terkait maraknya modifikasi kendaraan menjadi over dimensi, Dirlantas menyebut akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk pengawasan bengkel karoseri. Nantinya akan dipertimbangkan penunjukan bengkel mitra yang memiliki lisensi dan memenuhi standar keselamatan.

“Muatan harus bisa diangkut secara maksimal tapi tetap dalam batas aman. Unsur keselamatan pengemudi, kendaraan, dan pengguna jalan lain tidak boleh diabaikan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Mutasi 22 pegawai dilakukan PT Bank Salatiga oleh manajemen dipimpin Tejo Herlambang di Salatiga, Jumat (27/3/2026), sebagai langkah penyegaran organisasi pasca Lebaran, guna meningkatkan kinerja melalui transformasi SDM, penguatan fungsi hukum, serta penerapan prinsip kerja profesional, transparan, dan akuntabel
Perombakan Internal, Bank Salatiga Mutasi 22 Pegawai
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Lonjakan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan ekonomi UMKM, pelaku usaha kuliner, dan sektor wisata di Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pedagang, pengelola restoran, hingga destinasi wisata merasakan kenaikan omzet signifikan, dipicu tingginya mobilitas pemudik yang singgah, berbelanja, dan berwisata sepanjang jalur strategis.
Berkah Mudik Lebaran Omzet Pedagang Makanan di Tuntang Melonjak
Lonjakan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan ekonomi UMKM, pelaku usaha kuliner, dan sektor wisata di Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pedagang, pengelola restoran, hingga destinasi...
Mutasi 22 pegawai dilakukan PT Bank Salatiga oleh manajemen dipimpin Tejo Herlambang di Salatiga, Jumat (27/3/2026), sebagai langkah penyegaran organisasi pasca Lebaran, guna meningkatkan kinerja melalui transformasi SDM, penguatan fungsi hukum, serta penerapan prinsip kerja profesional, transparan, dan akuntabel
Perombakan Internal, Bank Salatiga Mutasi 22 Pegawai
Mutasi 22 pegawai dilakukan PT Bank Salatiga oleh manajemen dipimpin Tejo Herlambang di Salatiga, Jumat (27/3/2026), sebagai langkah penyegaran organisasi pasca Lebaran, guna meningkatkan kinerja melalui...
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Jalur alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng dimanfaatkan pemudik dan wisatawan, melintasi kawasan lereng Merbabu, Kamis (26/3/2026). Rute ini dipilih sebagai alternatif tol yang padat, menawarkan udara...
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli...
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani...
Muat Lebih

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved