UNGARAN – Great Warrior Swimming Club (GWSC) Ungaran berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Renang Pemula Jateng Open 2025. Klub asal Ungaran, Kabupaten Semarang ini sukses tampil “menyala” dengan menguasai podium di berbagai nomor perlombaan yang digelar di Kolam Renang Tirta Sekar, Universitas Negeri Semarang, 21–22 Desember 2025.
Berdasarkan data resmi Medal Tally, Great Warrior Swimming Club berhasil mengumpulkan total 48 medali. Koleksi tersebut terdiri dari 26 medali emas, 12 perak, dan 10 perunggu. Raihan impresif ini menempatkan GWSC di posisi runner-up, bersaing ketat dengan 61 peserta lainnya yang mencakup berbagai klub renang dan sekolah dari berbagai daerah. Persaingan ketat di setiap nomor perlombaan menjadikan hasil yang diraih Great Warrior semakin bernilai sebagai ajang penting pembinaan atlet usia dini.
Pelatih Great Warrior Swimming Club, Coach Hero Ardhi Nugroho, mengaku bangga dengan capaian para atlet, terutama karena mayoritas perenang yang diturunkan masih berusia pemula. Namun, di balik euforia kemenangan ini, ia memberikan pesan mendalam bagi seluruh tim agar tidak cepat berpuas diri.
“Tetap membumi dan selalu koreksi kekurangan kita. Ingatlah bahwa pesaing di luar sana juga bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Semoga kita diberi keistiqomahan dalam berlatih dan semangat berbenah untuk masa depan yang lebih cerah,” ujar Coach Hero Ardhi usai kejuaraan.
Manajemen Profesional Tiga Cabang Olahraga
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Anggoro Kriswanto dan Rama R. Putranto, sosok di balik layar yang mengintegrasikan tiga cabang olahraga (cabor) dalam satu manajemen profesional di bawah bendera Great Warrior. Selain renang, Great Warrior juga menaungi cabor prestasi lainnya, yakni karate dan badminton.
Mencetak Atlet Masa Depan
Prestasi di Jateng Open 2025 ini mempertegas posisi Great Warrior sebagai salah satu klub olahraga paling produktif di wilayah Ungaran. Dengan total 26 emas, GW membuktikan bahwa pola latihan yang diterapkan mampu menghasilkan performa puncak di tingkat provinsi. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi atlet di cabang karate dan badminton untuk terus mendulang prestasi serupa di ajang-ajang berikutnya. (ben)