URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemkab Semarang melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp20 miliar pada tahun 2025. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan kebijakan ini di Ungaran pada Rabu (18/6/2025). Pemangkasan dilakukan untuk menyesuaikan anggaran tanpa mengorbankan program prioritas seperti penanganan infrastruktur, ketahanan pangan, dan pelayanan dasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Efisiensi Rp20 Miliar, Pemkab Semarang Fokus Perbaiki Infrastruktur dan Layanan Publik

Efisiensi Rp20 Miliar, Pemkab Semarang Fokus Perbaiki Infrastruktur dan Layanan Publik

Efisiensi Rp20 Miliar, Pemkab Semarang Fokus Perbaiki Infrastruktur dan Layanan Publik

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemkab Semarang melakukan efisiensi anggaran senilai Rp20 miliar pada tahun 2025. Meski semula muncul rencana penghematan hingga Rp38 miliar, Bupati Semarang Ngesti Nugraha memastikan hanya Rp20 miliar yang benar-benar dipangkas, agar program prioritas tetap berjalan. Salah satunya adalah penanganan infrastruktur rusak yang menjadi keluhan warga.

“Efisiensi ini tetap mempertahankan program-program prioritas seperti ketahanan pangan, irigasi, hingga pembangunan fisik,” ujar Ngesti di Ungaran, Rabu (18/6/2025).

Dijelaskan Ngesti, alokasi dana yang disiapkan untuk program prioritas tersebut mencapai Rp170 miliar yang bersumber dari APBN, APBD provinsi, dan kabupaten. Menurutnya, anggaran tersebut dialokasikan untuk perbaikan jalan kabupaten, pembangunan jembatan di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan (Rp2,5 miliar), serta talud longsor di Dusun Gedong (Rp900 juta). Sejumlah titik jalan yang rusak saat ini sedang ditambal sementara sambil menunggu proses lelang pengaspalan dan betonisasi rampung.

“Kita harapkan pembangunan fisik bisa dimulai pada bulan Juli. Keterlambatan terjadi karena cuaca ekstrem dan proses lelang yang bergeser akibat efisiensi,” jelasnya.

Selain infrastruktur jalan, pemkab juga memprioritaskan perbaikan saluran irigasi untuk mendukung ketahanan pangan hingga 2026. Perbaikan sekolah yang rusak berat serta pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) juga masuk dalam daftar kegiatan utama tahun ini.

Adapun penyusunan APBD Perubahan 2025 mengandalkan Silpa 2024 dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program jaminan kesehatan BPJS PBI dan penyaluran hibah masyarakat.

“Prinsipnya, meski ada efisiensi, kita tetap menjaga program-program prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
DPW Gekrafs Jawa Tengah bersama Disbudparekraf Jateng menggelar forum ekonomi kreatif di Hotel Wahid Prime Salatiga, Rabu (10/6/2026), guna memperkuat kolaborasi antarkreator, komunitas, akademisi, media,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved