KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Empat Pelajar Berseragam Sekolah Diciduk Satpol PP di Alaska Gondoriyo, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Empat Pelajar Berseragam Sekolah Diciduk Satpol PP di Alaska Gondoriyo, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Empat Pelajar Berseragam Sekolah Diciduk Satpol PP di Alaska Gondoriyo, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Empat pelajar SMK dan MTs asal Kabupaten Demak dibawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Semarang untuk dibina setelah kedapatan membolos sekolah dan nongkrong di alaska Gondoriyo, Senin (9/9/2024). Foto: Satpol PP Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Empat pelajar SMK dan MTs berhasil diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Semarang di alas karet (alaska) Desa Gondoriyo, Bergas, Senin (9/9/2024).

Mereka kedapatan masih mengenakan seragam sekolah dan keluyuran di kawasan tersebut saat jam pelajaran. Setelah ditelusuri, keempat pelajar tersebut berasal dari Karangawen dan Sayung, Kabupaten Demak.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Semarang, Sofan Nurul Huda mengatakan, kegiatan penertiban ini berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan keberadaan pelajar yang sering nongkrong saat jam sekolah.

“Kami datangi lokasi pagi tadi sekitar jam 08.30 WIB. Sebenarnya ada puluhan, tapi yang berhasil kami amankan 4 pelajar, sisanya kabur,” ungkapnya.

Saat ditanya alasan mereka membolos, jawabannya justru bikin petugas keheranan. Mereka beralasan ingin ‘ngadem’ dan nongkrong sambil minum kopi bersama-sama.

“Mereka langsung kami giring ke kantor untuk diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi,” jelasnya.

Petugas mengaku menemui kendala karena pelajar berasal dari luar wilayah Kabupaten Semarang. Namun demikian, mereka telah ‘diultimatum’ jika kedapatan mengulangi perbuatannya maka akan dilaporkan kepada pihak sekolah untuk diberikan tindakan.

“Kalau pelajar dari Kabupaten Semarang, langsung kami hubungi pihak sekolah. Jadi yang menjemput dan memberi tindakan adalah bapak dan ibu gurunya,” urainya.

Sofan menambahkan, faktor yang turut menjadi penyebab maraknya pelajar yang membolos sekolah adalah lingkungan pertemanan. Terlebih mereka yang berteman melalui media sosial menjadi tahu tempat mana saja yang enak untuk nongkrong.

“Jadi mereka janjian ketemuan. Nggak ada agenda apa-apa sebenarnya selain nongkrong, ngopi, main hp bareng. Apalagi alaska Gondoriyo tempatnya teduh, banyak pedagang makanan ringan juga,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]