KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dekat Polsek Semarang Tengah, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dekat Polsek Semarang Tengah, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dekat Polsek Semarang Tengah, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah atau tepatnya di sebelum kantor Polsek Semarang Tengah pada Jumat (23/12/2022) siang.

Insiden lalu lintas ini melibatkan enam kendaraan. Beruntung kejadian ini tak menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika menjelaskan, kejadian ini terjadi pada pukul 11.45 WIB atau sebelum ibadah Salat Jumat. Insiden lalu lintas bermula ketika pengemudi mobil CRV melaju ke arah Polsek Semarang Tengah. Lalu tiba-tiba, mobil yang dikendarai seorang lansia ini menabrak seorang ojek online (ojol) yang berada di lajur kanan atau arah berlawanan dari laju mobil tersebut.

“Posisi ojol di sisi sebelah kanan, lalu menabrak tambal ban, mobil salah satu anggota Polsek Semarang Tengah kemudian lari ke lurus pas di pertigaan Polsek Semarang Tengah dan menabrak tembok salah satu rumah di samping sebelah kanan Polsek Semarang Tengah,” ujar Kompol Indra saat ditemui di lokasi.

Saat ini kepolisian dari Satlantas Polrestabes Semarang tengah mendalami penyebab kejadian tersebut. Sedangkan Polsek Semarang Tengah jug menyediakan fasilitas bagi para korban untuk mediasi terkait masalah kerugiaan materiil.

Lebih lanjut, pengemudi CRV yang menabrak juga diamankan oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan. “Pengemudi berusia sudah tua kalau umur nanti menyusul karena masih dalam pemeriksaan Unit Lantas dan Satlantas Polrestabes Semarang. Pihak keluarga dan korban yang kendaraanya terlibat sudah proses mediasi,” jelasnya.

“Untuk dugaan penyebab kecelakaan masih dalam pemeriksaan,” tambahnya.

Disisi lain, salah satu korban kecelakaan, Andi merinci enak kendaraan yang terlibat yaitu empat motor dan dua mobil. “Motornya tiga, termasuk saya, mobil merah satu, tambal ban, sama Karimun hitam satu. Motor 4, mobil 2,” bebernya.

Meski demikian, dirinya tidak mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Dirinya tiba-tiba di tabrak dari belakang oleh mobil itu.

Akibatnya, Andi langsung terjatuh dari motor dan motornya pun sempat terseret oleh mobil itu. Dia menduga pemobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.

“Mungkin yah, itu nabrak saya langsung jalan terus kok, seperti orang mau tabrak lari lah,” terangnya.

Kemudian, mobil CRV itu terus melaju dan menabrak bengkel dan kendaraan lain di kanan jalan. Seorang wanita juga sempat jatuh dan dibawa oleh ambulans. Mobil itu terus melaju hingga menabrak dinding jembatan di pertigaan Polsek Semarang Tengah.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]