URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Forkopimda Kabupaten Semarang mengecek secara langsung kondisi Pasar Hewan Ambarawa satu hari menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Forkopimda Kabupaten Semarang mengecek secara langsung kondisi Pasar Hewan Ambarawa satu hari menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, maupun daun pisang untuk pembagian daging kurban saat Iduladha 2026. Imbauan tersebut disampaikan usai melakukan pemantauan hewan kurban bersama Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pasar Hewan Ambarawa, Selasa (26/5/2026).

Menurut Ngesti, penggunaan kemasan alami dinilai lebih ramah lingkungan dibanding kantong plastik yang selama ini masih banyak digunakan saat pembagian daging kurban.

“Harapan kita nanti menggunakan produk lokal kita. Bisa pakai daun jati, daun pisang ataupun besek untuk pembagian daging kurban. Lebih murah dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan pengelolaan sampah sisa penyembelihan hewan kurban. Sampah diminta dikumpulkan di tempat yang telah disediakan dan tidak dibuang sembarangan.

“Jangan dibuang di pinggir jalan atau sungai. Dikumpulkan di tempat-tempat sampah yang telah ditentukan karena juga berpotensi menimbulkan lalat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ngesti juga memastikan kondisi hewan kurban di Pasar Hewan Ambarawa dalam keadaan sehat. Berdasarkan hasil pengecekan petugas, tidak ditemukan hewan yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Alhamdulillah tadi sudah dicek, informasi yang kami terima semuanya sehat. Jadi sapi maupun kambing siap untuk kurban Iduladha besok,” ungkapnya.

Ia menyebut harga hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 30 persen dibanding tahun lalu. Meski demikian, mayoritas pedagang mengaku dagangannya sudah banyak terjual menjelang Iduladha.

“Rata-rata mayoritas tadi sudah banyak yang laku. Ada yang habis, ada yang laku dua sampai empat ekor,” paparnya.

Selain memantau penjualan hewan kurban, Pemkab Semarang juga berencana melakukan penataan dan perbaikan Pasar Hewan Ambarawa secara bertahap. Menurut Ngesti, pasar hewan tersebut tetap perlu diperbaiki meski aktivitasnya hanya berlangsung setiap pasaran Pon atau lima hari sekali.

“Kita lakukan penataan secara bertahap. Karena ini fasilitas umum untuk kegiatan pasar hewan, tetap harus dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian di antaranya patok pengikat hewan yang roboh hingga kondisi jalan di area pasar yang mulai rusak.

“Tadi ada usulan pembuatan patok dan jalan di depan juga ada yang rusak. Itu nanti menjadi PR kita bersama,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved