URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

Fatimah Asal Kecandran, Jamaah Haji Asal Salatiga Meninggal Saat Perjalanan Pulang ke Indonesia

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Satu orang jamaah haji asal Kota Salatiga meninggal saat perjalanan pulang ke Indonesia. Diketahui jamaah haji yang meninggal tersebut bernama Fatimah warga Kecandran, Kota Salatiga.

Pendamping haji Kota Salatiga Muthoin menyebut, total jamaah haji Salatiga yang berangkat ada 217 orang. Ada satu jamaah yang meninggal saat perjalanan menuju Indonesia.

“Saat ini kurang menjadi 216, karena salah satu jamaah kita atas nama ibu Fatimah yang berasal dari Kecandran tadi pagi diambil oleh Allah,” ungkap Muthoin di Balaikota Salatiga (11/7/2023).

Dikatakan, Fatimah meninggal ketika saat perjalanan pulang dari Jeddah dan transit di Bandara Kualanamu, Medan.

“Kebetulan saat itu pesawat transit di Medan. Dan ketika di Medan beliau dalam keadaan ngelaku (sakit mau meninggal),” ungkap dia.

Diakui jamaah yang meninggal tersebut sebelumnya dalam keadaan sehat. Jika dibandingkan dengan jamaah lain.

“Pada saat naik bus beliau juga dalam keadaan sehat, tapi kita tahu, kondisi langsung drop dan pada saat itu langsung dipundut (dipanggil) oleh Allah,” bebernya.

Saat ini jenazah masih di Medan untuk dilakukan pemulasaraan jenazah. Hari ini juga nanti sekitar 15.30 WIB akan dipulangkan ke Kota Salatiga. Melalui bandara Adi Soemarmo. Selain satu orang yang meninggal, ada dua jamaah lagi yang mengalami sakit setelah turun dari bandara Adisumarmo, Kabupaten Boyolali.

“Langsung kita larikan ke rumah sakit untuk perawatan,” terangnya.

Dikatakan faktor yang membuat beberapa jamaah haji sakit karena kelelahan ketika menjalankan ibadah haji. Selain itu juga karena haji tahun ini rata-rata usai lanjut.

“Pertama faktor usia, yang kedua bagaimanapun tagline kita adalah haji ramah lansia. Namun haji adalah kegiatan fisik yang tidak bisa ditipu. Sehingga bagaimanapun, kita harus melaksanakan kegiatan fisik itu juga,” tandas Muthoin.

Pendamping haji Kota Salatiga Muthoin

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?