URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?

Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?

Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 183 petugas diterjunkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pendataan yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 tersebut menyasar seluruh aktivitas usaha nonpertanian, mulai dari UMKM, usaha rumahan, usaha daring hingga perusahaan besar.

Ketua Tim Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS) BPS Kota Salatiga Dani Dwi Widagdo mengatakan pelaksanaan sensus di Kota Salatiga sejauh ini berjalan lancar. Masyarakat dinilai cukup kooperatif saat menerima kedatangan petugas di lapangan.

“Alhamdulillah sampai saat ini respons masyarakat Salatiga baik,” ujarnya.

Menurut Dani, keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh metode pendataan, tetapi juga kemampuan petugas dalam membangun komunikasi dengan responden. Karena itu, seluruh petugas diingatkan untuk selalu menjaga etika dan profesionalisme selama bertugas.

Petugas diminta mampu membawa diri dengan baik, menjaga kesopanan, serta menunjukkan sikap yang santun ketika berinteraksi dengan masyarakat. Langkah tersebut penting untuk membangun kepercayaan responden terhadap kegiatan pendataan yang dilakukan BPS.

Selain itu, petugas juga diwajibkan memberikan penjelasan yang jelas mengenai maksud dan tujuan pendataan kepada responden. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan lebih terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan.

Dani menegaskan, petugas harus mampu menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan resmi pemerintah yang bertujuan memotret kondisi terkini dunia usaha di Indonesia.

Ia juga mengingatkan petugas agar bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Petugas tidak boleh mudah terpengaruh maupun bersikap reaktif ketika menemui situasi tertentu di lapangan.

“Berita di media sosial harus disikapi dengan bijak. Jika menemui situasi yang mirip dengan informasi yang beredar, petugas harus tetap profesional dan tidak bersikap reaktif secara negatif,” katanya.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS. Pendataan ini mencakup seluruh kegiatan usaha di sektor nonpertanian, termasuk usaha mikro, kecil, menengah, usaha berbasis digital, hingga perusahaan berskala besar.

Data yang dihasilkan dari SE2026 akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing ekonomi daerah maupun nasional.

Dengan dukungan masyarakat dan kinerja petugas di lapangan, BPS optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Salatiga dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat serta berkualitas.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga