URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Indonesia dan khususnya Jawa Tengah dapat menjadi lumbung pangan dunia. Penghargaan dari IRRI tentang tidak impor beras dalam tiga tahun terakhir merupakan dorongan kuat agar daerah meningkatkan produktivitas pangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Ingin Ilmuan Turun Gunung Membangun Pertanian Pangan Alternatif di Jateng

Ganjar Ingin Ilmuan Turun Gunung Membangun Pertanian Pangan Alternatif di Jateng

Ganjar Ingin Ilmuan Turun Gunung Membangun Pertanian Pangan Alternatif di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/8/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/8/2022).
Featured Image

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Indonesia dan khususnya Jawa Tengah dapat menjadi lumbung pangan dunia. Penghargaan dari IRRI tentang tidak impor beras dalam tiga tahun terakhir merupakan dorongan kuat agar daerah meningkatkan produktivitas pangan. Ia pun mengundang ilmuan pertanian untuk membangun pertanian di Jawa Tengah demi menjaga ketahanan pangan nasional.

“Ketika dunia tengah mengalami krisis pangan, kita punya potensi besar untuk menjadi lumbung pangan dunia. Bukan cuma beras. Potensi pangan alternatif kita sangat banyak. Kalau kita tidak punya gandum, kita masih punya porang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, singkong bahkan sagu. Maka dengan ini saya mengundang, hai saudara-saudara para ilmuwan, silakan datang ke Jawa Tengah. Ayo gotong royong membangun pertanian pangan alternatif,” kata Ganjar saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/8/2022).

Ganjar menjelaskan, produksi pangan alternatif di Jawa Tengah masih perlu ditingkatkan. Saat ini Jawa Tengah cuma bisa memproduksi Jagung 3,5 juta ton pertahun, memproduksi singkong 3 juta ton, dan Ubi jalar 140 ribu ton. Selain itu pertanian Sorgum yang produktivitasnya mencapai 9 ton per hektare juga tengah digenjot. Begitu juga dengan Porang yang ditingkatkan di 4.000 hektare lahan yang tersebar di seluruh kabupaten di Jawa Tengah.

“Optimalisasi produktivitas dan potensi pangan alternatif yang ada di Jawa Tengah ini bukan cuma bisa kita gunakan untuk memperkuat konsumsi dalam negeri. Pasar ekspor sangat sangat terbuka untuk kita garap. Ayo gotong royong mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi itu,” kata Ganjar dalam sambutannya.

Ganjar sempat menceritakan bagaimana saat ia bertemu dengan para petani bawang putih di Kabupaten Tegal. Diketahui bahwa produksi bawang putih di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Tegal, pernah mencapai masa kejayaan puluhan tahun silam. Namun pertengahan hingga akhir tahun 1990an produktivitas bawang petani di Tegal menurun. Bahkan sempat jatuh karena kebijakan impor bawang putih yang membuat pada petani tidak berdaya.

“Beberapa hari lalu waktu ngobrol dengan petani Bawang Putih di Kabupaten Tegal saya nggregel bapak ibu. Bertahun-tahun mereka dihajar habis oleh bawang putih impor. Bertahun-tahun mereka tidak berdaya. Tapi tetap saja tidak mau menyerah. Mereka melawan sebisa-bisanya dengan pergi ke sawah, menanam sebanyak-banyaknya, merawat sebaik-baiknya, lalu panen kemudian kembali kalah,” tuturnya.

Melihat fenomena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Bank Indonesia, IPB, dan Pemkab Tegal bahu-membahu untuk kembali meningkatkan produktivitas bawang putih melalui. Apalagi Jawa Tengah selama ini merupakan provinsi dengan produksi bawang putih terbanyak nasional. Ganjar berharap produktivitas bawang putih dapat meningkat dua kali lipat sehingga menutup kebutuhan dal negeri melebihi 50 persen.

“Keyakinan mereka (petani) cuma satu, bawang putih lokal akan kembali menemukan kejayaan masa silam. Karena kualitasnya yang jauh lebih baik. Kalau saudara-saudara kita para petani berani berjuang habis-habisan seperti itu, kita dosa besar jika cuma diam. Apalagi selama ini Jawa Tengah jadi provinsi dengan produksi bawang putih terbanyak nasional. Dan alhamdulillah, kemarin kita luncurkan learning center bawang putih di sana yang dibantu Bank Indonesia, IPB & Pemkab Tegal. Dengan pendampingan gotong royong seperti itu kita harapkan bawang putih akan kembali menemukan masa-masa indahnya,” katanya.

Ganjar menegaskan saat ini adalah momentum yang tepat untuk mewujudkan kedaulatan dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan mengejawantahkan kepribadian dalam kebudayaan. Kesempatan emas ini tidak tidak akan datang dua kali.

“Pilihannya cuma satu, mau menjadi biasa-biasa saja atau mau menjadi adidaya? Kencangkan tali sepatumu, kuatkan ikat pinggangmu. Kita akan berlari kencang mulai hari ini. Semoga kita senantiasa mendapat kekuatan untuk terus berbuat baik,” katanya.

BACA JUGA :

Robby Hernawan meluncurkan aksi perubahan Sendi Laras di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Kamis (21/5/2026), untuk memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini melibatkan 50 kader PKK RW melalui pelatihan urban farming, pengolahan sampah organik dan anorganik, serta pemberian bantuan bibit tanaman dan pupuk agar warga mampu menciptakan lingkungan mandiri dan berkelanjutan.
Sendi Laras di Kelurahan Mangunsari, Langkah Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan
DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Badan Pengelola Keuangan Haji menyiapkan skema cicilan setoran haji dan penguatan ekosistem perhajian di Arab Saudi untuk menekan antrean jemaah yang mencapai sekitar 5,5 juta orang. Dalam keterangannya di Semarang, Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira menjelaskan langkah itu dilakukan agar biaya haji lebih terjangkau sekaligus meningkatkan nilai manfaat pengelolaan dana haji yang kini mencapai lebih dari Rp180 triliun.
BPKH Siapkan Strategi Tekan Antrean Haji 5,5 Juta Jemaah
Badan Pengelola Keuangan Haji mengelola dana haji sekitar Rp183 triliun melalui instrumen syariah untuk mendukung pembiayaan jemaah haji Indonesia. Dalam diskusi media di Semarang, Rabu (20/5/2026), Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira menyebut nilai manfaat pengelolaan dana mencapai Rp12 hingga Rp13 triliun per tahun, dengan sebagian besar digunakan membantu biaya keberangkatan jemaah reguler agar lebih terjangkau.
Dana Haji Rp183 Triliun Dikelola Syariah, BPKH Bantu Ringankan Biaya Jemaah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari...
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah membongkar dugaan penghimpunan dana ilegal berkedok koperasi yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (21/5/2026)....
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029 di Borobudur Hall LPPM Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas, mempercepat digitalisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kuat, merata, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
Bank Indonesia, ISEI, dan LPS Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Jawa Tengah yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029...
23 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
23 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang pada Sabtu, 23 Mei 2026, terjadi pada siang hingga sore hari dengan tinggi muka air mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 22 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan sampai sedang pada siang hingga malam hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 60–90 persen, sementara hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pegunungan, pantura tengah-barat, dan Solo Raya.
22 Mei 2026: BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Semarang dan Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 22 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan...
Muat Lebih

POPULER

Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Sejumlah kendaraan dinas dan kendaraan pribadi ASN di kompleks Kantor Bupati Kabupaten Semarang kedapatan belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor saat sidak Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat (Gadis Pantura), Rabu (13/5/2026). Pemeriksaan mendadak dilakukan Samsat Ungaran bersama Pemkab Semarang untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.
Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved