URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rabu (23/12), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas ekspor beragam produk unggulan asal Jateng dengan nilai ekspor sebesar Rp343 miliar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Lepas Ekspor Produk Unggulan Jateng ke Berbagai Negara, Total Rp343 Miliar

Ganjar Lepas Ekspor Produk Unggulan Jateng ke Berbagai Negara, Total Rp343 Miliar

Ganjar Lepas Ekspor Produk Unggulan Jateng ke Berbagai Negara, Total Rp343 Miliar

featured-img

SALATIGA – Pandemi tak menghalangi Jawa Tengah untuk terus menggenjot ekspor produk unggulan ke berbagai negara di dunia. Rabu (23/12), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas ekspor beragam produk unggulan asal Jateng dengan nilai ekspor sebesar Rp343 miliar.

Pelepasan ekspor dilakukan di PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) Kota Salatiga. Ada 14 perusahaan yang ikut andil dalam pengiriman ekspor itu, dengan produk unggulan seperti furniture, briket, makanan olahan, gula kelapa, alas kaki dan pipa. Adapun negara tujuan adalah Amerika Serikat, Belanda, Spanyol, jerman, Vietnam, Arab Saudi, Hungaria, India, Belgia, Polandia, Kanada, Italia dan Singapura.

“Hari ini saya hadir dalam prosesi pelepasan ekspor, ada 14 perusahaan Jateng yang hari ini melakukan ekspor. Ini bagian dari semangat, bahwa di akhir tahun kita tidak mlempem, tetap mencari solusi agar kita bisa eksis dalam berdagang,” kata Ganjar.

Ganjar mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang mendukung kelancaran ekspor produk-produk unggulan Jateng ke berbagai negara itu. Ia juga meminta agar semua perusahaan dan eksportir Jateng tetap semangat dan tidak putus asa.

“Meski tadi saat diskusi, saya mendapat keluhan kesulitan kontainer, karena banyak pelabuhan di dunia yang belum membuka itu dengan baik. Nanti kita akan carikan solusinya, agar mereka bisa tetap menjalankan roda ekonomi,” ucapnya.

Ganjar menerangkan, kondisi pandemi saat ini sudah mulai membaik. Dengan begitu, diharapkan kegiatan ekspor ini bisa menjadi spirit untuk kebangkitan ekonomi Jawa Tengah.

“Saya terimakasih karena Jateng dipercaya, perusahaan-perisahaan tetap aksis dan menjaga harmoni. Hubungan industrial yang baik, iklim investasi yang kondusif membuat kita semua jadi nyaman. Mari kita jaga, karena kalau iklimnya ruwet dan tabrakan terus, pasti suasana menjadi kurang baik,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggriono Sutiarto mengatakan, pihaknya melakukan secara rutin kegiatan ekspor akhir tahun. Dan menurutnya, kinerja ekspor khususnya dari Jateng sangat mendukung neraca perdagangan nasional.

“Kami terimakasih pada pak Gubernur Jawa Tengah dan seluruh jajaran, para eksportir dan Bupati/Wali Kota yang terus mendukung investasi di Jateng. Sehingga, nilai ekspor yang dilakukan pengusaha-pengusaha Jateng selalu tinggi dan mendukung kinerja neraca perdagangan kita,” ucapnya.

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga