URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi Panti Asuhan Al Karomah di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat untuk memberikan bantuan dan menyapa para anak yatim piatu beserta pengasuhnya. Dalam kunjungan tersebut, Ganjar juga meminta pengasuh untuk mengajukan proposal bantuan pendidikan untuk anak-anak yang diasuhnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Ngabuburit Sambil Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Karomah

Ganjar Ngabuburit Sambil Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Karomah

Ganjar Ngabuburit Sambil Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Karomah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi Panti Asuhan Al Karomah di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat untuk memberikan bantuan dan menyapa para anak yatim piatu beserta pengasuhnya. Dalam kunjungan tersebut, Ganjar juga meminta pengasuh untuk mengajukan proposal bantuan pendidikan untuk anak-anak yang diasuhnya.
Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat berkunjung ke Panti Asuhan Al Karomah di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (23/3/2023) sore.
featured-img

Semarang – Muhson, Pengasuh Panti Asuhan Al Karomah di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat tak bisa menutupi kebahagiaannya saat menerima kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (23/3/2023) sore.

Jelang waktu buka puasa, Ganjar ngabuburit dengan bersepeda menyambangi panti asuhan. Tak hanya untuk menyapa para anak yatim piatu dan pengasuh, Ganjar juga menyerahkan bantuan.

“Hari ini kami kedatangan Pak Ganjar, itu sangat istimewa sekali. Kami tidak menyangka, beliau ngabuburit sekaligus mampir ke panti kami dan ada bantuan untuk diserahkan kepada anak-anak,” kata Muhson, seusai perjumpaannya dengan Ganjar.

Ditambahkan, ada 14 anak yatim piatu di panti yang Ia asuh. Rerata mereka seusia pelajar SMP dan paling besar seusia siswa SMA. Muhson mengatakan, anak-anak yang diasuhnya semua bersekolah.

“Kami baru, sehingga baru ada 14 anak. Belum bisa menerima tambahan anak, karena melihat kondisi dan keadaan kami. Yang penting untuk kami, anak-anak sejahtera, anak-anak nyaman, terus anak-anak kopenan untuk pendidikan,” jelasnya.

Selain mendapat bantuan sembako, Muhson mengatakan, Ganjar juga meminta agar segera mengajukan proposal untuk bantuan pendidikan. Sebab, selama ini panti asuhannya hanya mengandalkan dana dari berbagai jenis usaha yang dikelola mandiri, serta bantuan dari sejumlah filantrop.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan sengaja datang ke PA Al Karomah. Selain mengobati kerinduan ngabuburit sambil gowes, Ganjar juga merasa perlu mendatangi dan melihat kondisi dari anak-anak yatim tersebut.
“Mudah-mudahan bisa memberikan semangat kepada anak-anak dan pengasuh dari para anak-anak yatim piatu ini. Ya, kami bisa saling tolong menolong untuk berbuat baik di bulan Ramadan,” tegas Ganjar.

Gubernur Jateng dua periode itu juga senang karena para anak yatim piatu tersebut akan segera menempati lokasi baru di Gunungpati. Sebab, rumah yang ditempati mereka saat ini masih kontrak, dan kondisinya memprihatinkan.

“Mudah-mudahan di tempat baru nanti akan lebih layak. Penting saya titip kepada para pengasuh, agar anak-anak kelak bisa mandiri. Saya senang tadi hampir semuanya sekolah sehingga menjemput masa depan dan diajarkan budi pekerti, bagaimana bermasyarakat dengan baik. Mudah-mudahan, kelak mereka menjadi anak-anak yang hebat dan sukses,” tandas Ganjar.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved