KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ganjar: Pesan Ibu Megawati Sangat Menggelegar, Kader Tidak Boleh Memunggungi Rakyat

Ganjar: Pesan Ibu Megawati Sangat Menggelegar, Kader Tidak Boleh Memunggungi Rakyat

Ganjar: Pesan Ibu Megawati Sangat Menggelegar, Kader Tidak Boleh Memunggungi Rakyat

SEMARANG – Partai PDI Perjuangan merayakan ulang tahun yang ke-49, hari ini. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga kader PDIP mengucapkan selamat ulang tahun untuk partai yang sudah diikutinya sejak duduk di bangku kuliah itu.

“Iya, hari ini PDIP ulang tahun, saya ucapkan selamat ulang tahun buat PDIP. Saya senang, karena acaranya tadi cukup meriah. Kita bicara kuliner, ada lomba dan festivalnya dan itu makanan pendamping bukan makanan pokok. Dan ternyata muncul, bagus dan sangat kreatif. Juaranya Jawa Tengah, ada dari Banyumas dan Jepara. Menurut saya bagus,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Senin (10/1).

Ganjar mengatakan, acara yang dihelat saat ulang tahun PDIP itu sangat menarik. Semua daerah memunculkan potensi lokal dalam konteks kuliner.

Tapi yang menurut Ganjar sangat menarik adalah sambutan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. Menurut Ganjar, pesan yang disampaikan Megawati sangat menggelegar dan menancap di hati.

“Ibu pesan ke kita, kader jangan pernah memunggungi rakyat. Itu menurut saya pesan yang sangat menggelegar,” ucapnya.

Ganjar mengartikan pesan itu bahwa semua kader PDIP tidak boleh meninggalkan rakyat. Semua harus turun untuk melayani masyarakat.

“Kita harus menunjukkan kepedulian pada masyarakat di bidang masing-masing. Kalau saya eksekutif, ya di bidang eksekutif. Urusan bagaimana menangani komplain publik, bagaimana meladeni mereka, merespon satu persatu persoalan rakyat,” ucapnya.

Disinggung apakah Ganjar hadir secara langsung dalam peringatan HUT PDIP, ia mengatakan hadir secara virtual.

“Tadi saya ikut virtual, karena undangannya memang daring. Saya nggak hadir langsung karena undangan ke saya memang daring. Kan nggak boleh rame-rame,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis