URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meraih penghargaan PWI Jateng Award 2022. Ganjar menerima penghargaan atas dedikasinya dalam meningkatkan kemampuan wartawan melalui kepeduliannya rutin menyenyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Raih Penghargaan PWI Jateng Award 2022

Ganjar Raih Penghargaan PWI Jateng Award 2022

Ganjar Raih Penghargaan PWI Jateng Award 2022

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meraih penghargaan PWI Jateng Award 2022. Ganjar menerima penghargaan atas dedikasinya dalam meningkatkan kemampuan wartawan melalui kepeduliannya rutin menyenyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Penghargaan diberikan kepada Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, atas komitmen dan dukungan peningkatan profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” kata pembawa acara Malam Penganugerahan PWI Jateng Award 2022, Sarju, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng di Semarang, Jumat (25/3/2022) malam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mewakili Ganjar, menerima penghargaan tersebut ke atas panggung bersama 18 penerima lain yang berasal dari jajaran pemerintah daerah, wakil rakyat, hingga perusahaan atau korporasi se-provinsi setempat.

Adapun penerima penghargaan secara lengkap adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo atas komitmen dan dukungan penuhnya selama ini. Khususnya untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan melalui program UKW yang diselenggarakan PWI Jateng. Kemudian, politisi senior Partai Golkar asal Pati, Firman Soebagyo dan politisi PDIP Dewi Aryani.

Penghargaan juga diberikan kepada lima orang kepala daerah, yakni Zainal Arifin (Bupati Magelang), Idza Priyanti (Bupati Brebes), Mukti Agung Wibowo (Bupati Pemalang), Dedy Yon Supriyono (Walikota Tegal), dan Hevearita G. Rahayu (Wakil Walikota Semarang).

Penghargaan diberikan pula kepada tiga pimpinan perguruan tinggi di Jateng, yakni Prof. Dr. Gunarto (Rektor Universitas Islam Sultan Agung Semarang), Dr. Ir. Supari Priambodo, MT. (Rektor Universitas Semarang) dan Dr. Taufiqulloh, M.Hum (Rektor Universitas Pancasakti Tegal) Selanjutnya, Moch.Faiq (Ketua DPRD Kabupaten Tegal) dan Letkol Inf. Honi Havana (Dandim 0733/ Kota Semarang).

Sedangkan untuk kalangan pengusaha dan perbankan, penghargaan diberikan kepada Irwan Hidayat (Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk.), Supriyatno (Direktur Utama Bank Jateng), serta Hj. Khurotul Jannah, SE, MM. (Dirut PT Nisajana Hasna Rizqy, Tegal) Sedangkan tiga korporasi yang dianugerahi penghargaan, yakni PT Semen Gresik (Persero), PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, dan Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL).

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Amir Machmud mengatakan penghargaan kepada Gubernur Jateng diberikan atas dukungan nyatanya ikut serta mengembangkan kemampuan wartawan melalui penyelenggaran UKW. “Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah memberi kesempatan kepada kami menyelenggarakan UKW,” kata Amir dalam sambutannya.

PWI yakin kegiatan pemberian penghargaan merupakan wujud apresiasi kepada tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan Jawa Tengah melalui insan pers agar lebih maju dan lebih berkualitas. “Ini sikap kami mengapresiasi kepada siapa yang memberi apresiasi kepada pers,” ucapnya.

Sementara itu, Sumarno menyambut baik atas penghargaan dari PWI Jateng tersebut. Pihaknya berterima kasih atas apresiasi PWI kepada Pemerintah Provinsi Jateng. Harapannya, ke depan akan tetap bisa memberikan kontribusi lebih banyak di Jawa Tengah.

Mengingat demi pembangunan Jateng yang lebih baik, dibutuhkan kontribusi yang lebih besar dari semua pihak. “Tidak juga dari pemerintah, tidak juga dari dunia usaha,” kata Sumarno.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga