URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga melakukan tindakan penyelamatan yang cepat dan tepat ketika Dinda, seorang warga, mengalami kecelakaan jari terjepit di lubang kursi. Berkat respon cepat dan penggunaan peralatan yang tepat, petugas berhasil membantu Dinda keluar dari situasi yang membahayakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gegara Jari Dinda Terjepit Kursi, Petugas Damkar Salatiga Lakukan Evakuasi

Gegara Jari Dinda Terjepit Kursi, Petugas Damkar Salatiga Lakukan Evakuasi

Gegara Jari Dinda Terjepit Kursi, Petugas Damkar Salatiga Lakukan Evakuasi

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Petugas Damkar Kota Salatiga melakukan tindakan penyelamatan kepada Dinda, seorang warga yang jarinya terjepit.

Dalam konfirmasinya, Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Salatiga, Betty Wahyu Nilla Sari mengatakan tindakan penyelamatan dilakukan setelah ada laporan ke kantor Damkar Salatiga.

“Ada laporan masuk, ada seseorang yang jari tangannya masuk dan terjepit di lubang yang ada di kursi. Karena tak bisa ditarik dan tak bisa lepas, minta bantuan ke petugas,” jelasnya.

Betty mengungkapkan kejadian tersebut berlangsung Selasa (25/7/2023) sekira pukul 11.45 WIB. “Lokasinya di Centra Nusa Selular di Jalan Pemotongan Kota Salatiga, petugas datang dengan membawa peralatan,” paparnya.

“Jadi ibu jari tangan kiri masuk ke lubang kecil yang ada di kursi. Tatakan kursi tersebut kan dari kayu, petugas membawa gerinda, pasak besi dan palu, lalu dipukulkan pelan-pelan untuk membongkar lubang tersebut hingga besar dan terbuka,” kata Betty.

Betty mengaku tidak mengetahui persis kronologi kejadian tersebut. “Mungkin mau membeli ponsel, dan jari tangan iseng-iseng masuk-masuk hingga tidak bisa dikeluarkan. Karena kan memang lubang di kursi itu kecil,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat untuk selalu waspada. “Karena terkadang hal-hal kecil bisa mengakibatkan kejadian yang fatal. Lebih baik hal yang berisiko dihindari agar tidak menjadi korban,” ungkap Betty.

Suasana saat Petugas Damkar melepas jari yang terjepit kursi.

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"