URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga bersama KONI Salatiga mengadakan upacara pelepasan bagi 44 individu yang terdiri dari 30 atlet, 11 pelatih, dan 3 wasit yang akan berkompetisi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh Sumut. Upacara yang digelar di Pendopo Pakuwon pada Jumat malam, 30 Agustus 2024, ini menjadi momen penguatan semangat bagi kontingen Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Geliat PON XXI, Kota Salatiga Lepas 44 Atlet, Siap Ukir Prestasi di Aceh

Geliat PON XXI, Kota Salatiga Lepas 44 Atlet, Siap Ukir Prestasi di Aceh

Geliat PON XXI, Kota Salatiga Lepas 44 Atlet, Siap Ukir Prestasi di Aceh

Pemerintah Kota Salatiga bersama KONI Salatiga mengadakan upacara pelepasan bagi 44 individu yang terdiri dari 30 atlet, 11 pelatih, dan 3 wasit yang akan berkompetisi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh Sumut. Upacara yang digelar di Pendopo Pakuwon pada Jumat malam, 30 Agustus 2024, ini menjadi momen penguatan semangat bagi kontingen Jawa Tengah.
Foto dok IST
Salah satu atlet yang akan berlaga, MK Alif Bintang, saat berpamitan dengan Sekda kota Salatiga Wuri Pujiastuti
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemkot Salatiga bersama KONI menggelar upacara pelepasan para atlet yang akan berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumut, bertempat di Pendopo Pakuwon, Jumat (30/8/2024) malam.

Upacara ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi momen penguatan semangat bagi para atlet, pelatih, manajer, dan wasit yang akan mewakili Jawa Tengah.

Sebanyak 44 individu, yang terdiri dari 30 atlet, 11 pelatih, dan 3 wasit, dengan penuh kebanggaan dilepas untuk berkompetisi di 18 cabang olahraga pada ajang paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Agus Purwanto, Ketua KONI Salatiga, mengungkapkan bahwa seluruh atlet akan mulai bertolak ke arena pertandingan mulai 1 September mendatang.

“Pelepasan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga sebagai pengingat bahwa para atlet kita membawa nama besar Salatiga di kancah nasional. Kami berharap mereka akan memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali,” ujar Agus Purwanto dengan penuh harapan.

Dalam kesempatan ini, Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, turut memberikan dukungan moral dan materiil kepada tiga perwakilan, yakni atlet, pelatih, dan wasit, berupa tali asih sebesar Rp 3 juta per orang.

“Ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga dorongan semangat agar mereka termotivasi untuk memberikan performa terbaik. Kesempatan ini adalah momen emas untuk mengukir prestasi di PON. Kebanggaan tersendiri bagi kita, karena bisa mengirim 44 orang untuk menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah,” jelas Yasip.

Selain memberikan tali asih, Yasip juga menyerahkan secara simbolis jaket atau jersey kepada para atlet sebagai bentuk dukungan simbolis dari Pemkot Salatiga. Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di samping fisik selama pertandingan berlangsung.

“Kita harus menjaga spirit bertanding para atlet. Semangat yang tinggi akan menjadi modal besar dalam meraih kemenangan dan medali,” tambahnya.

Yasip juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pembinaan olahraga di Salatiga. Menurutnya, Salatiga telah menjadi acuan bagi banyak daerah lain dalam hal pengembangan atlet, sehingga menjaga tradisi prestasi ini merupakan tugas bersama.

Salah satu atlet yang akan berlaga, MK Alif Bintang, menyampaikan kebahagiaannya. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan apresiasi sebesar itu dari pemerintah kota. “Ini sangat berarti bagi kami, bukan hanya secara materi, tapi juga sebagai simbol bahwa kami mendapat dukungan penuh. Saya merasa lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” ungkap Alif dengan senyum semangat.

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar