URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi dua panti asuhan di Solo dan Karanganyar dalam rangka peringatan Jumat Agung dan Paskah. Di sana, ia memberikan hadiah mainan dan berbagi kebahagiaan dengan puluhan anak yang tinggal di sana. Ganjar mengajak semua pihak untuk peduli pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan melindungi serta menyayangi mereka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi dua panti asuhan di Solo dan Karanganyar dalam rangka peringatan Jumat Agung dan Paskah. Di sana, ia memberikan hadiah mainan dan berbagi kebahagiaan dengan puluhan anak yang tinggal di sana. Ganjar mengajak semua pihak untuk peduli pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan melindungi serta menyayangi mereka.
Pemprov Jateng
featured-img

Karanganyar – Pian tak henti-hentinya berjingkrak usai mendapatkan kado dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bocah asal Nias itu tampak senang mendapat hadiah, saat peringatan Jumat Agung dari Ganjar Pranowo.

“Terima kasih Bapak, ini bagus sekali,” kata Pian, sambil menimang mobil-mobilan pemberian Ganjar, Jumat (7/4/2023).

Bocah berusia lima tahun ini merupakan satu di antara puluhan anak, yang tinggal di Panti Asuhan Seribu Pulau Kabupaten Karanganyar. Pian dan puluhan anak yang tinggal di panti asuhan senang karena dikunjungi dan mendapat perhatian dari Ganjar.

Ganjar sengaja mendatangi dua panti asuhan di Solo dan Karanganyar, bersama istrinya, Siti Atikoh. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu bersilaturahmi dengan umat nasrani yang memperingati Jumat Agung dan Paskah.

“Ini ada anak-anak yang memang butuh perhatian. Jadi pas bulan Ramadan, bertepatan Jumat Agung juga, kita bisa bertemu dengan anak-anak yang penuh semangat, luar biasa pintar, dan berani, karena para pengasuh mendidik mereka dengan hebat,” kata gubernur.

Menurutnya, anak-anak itu sangat butuh perhatian. Ganjar mengaku senang karena dia dan istrinya bisa menjenguk anak-anak di panti asuhan, serta berbagi kebahagiaan.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa bertemu, kasih mainan, dan berbagi kebahagiaan. Saya lihat mereka semua senang dan ceria,” imbuhnya.

Ganjar mengajak semua pihak untuk peduli pada anak-anak, khususnya mereka yang tinggal di panti asuhan. Jika ada kesempatan, Ganjar mengajak masyarakat agar menengok mereka untuk berbagi kebahagiaan.

“Selain itu, kita juga harus melindungi mereka, menyayangi mereka, dan tidak boleh menyakiti. Semua mesti peduli pada anak-anak kita ini,” pungkasnya.

Sebelum mendatangi panti di Karanganyar, Ganjar mengunjungi Panti Asuhan Misi Nusantara di Solo. Di sana, ada sekitar 40 anak yang tinggal. Bersama Ganjar, mereka bersenang-senang. Bernyanyi bersama dan mendapatkan hadiah mainan.

Penghuni panti asuhan Pulau Seribu Karanganyar, Venny (11) mengaku sangat senang. Kerinduannya pada keluarga saat moment Paskah, sedikit terobati dengan kedatangan Ganjar.

“Seneng banget. Seru banget bisa ketemu Pak Gubernur. Orangnya baik, asyik sekali. Bagi-bagi mainan dan buku buat kami,” katanya.

“Kedatangan Pak Ganjar ini hadiah paling spesial di Jumat Agung buat kami,” timpal Grace, penghuni panti lainnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved