KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah Bagikan Hadiah pada Anak-anak Panti Asuhan di Jumat Agung

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi dua panti asuhan di Solo dan Karanganyar dalam rangka peringatan Jumat Agung dan Paskah. Di sana, ia memberikan hadiah mainan dan berbagi kebahagiaan dengan puluhan anak yang tinggal di sana. Ganjar mengajak semua pihak untuk peduli pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan melindungi serta menyayangi mereka.
Pemprov Jateng

Karanganyar – Pian tak henti-hentinya berjingkrak usai mendapatkan kado dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bocah asal Nias itu tampak senang mendapat hadiah, saat peringatan Jumat Agung dari Ganjar Pranowo.

“Terima kasih Bapak, ini bagus sekali,” kata Pian, sambil menimang mobil-mobilan pemberian Ganjar, Jumat (7/4/2023).

Bocah berusia lima tahun ini merupakan satu di antara puluhan anak, yang tinggal di Panti Asuhan Seribu Pulau Kabupaten Karanganyar. Pian dan puluhan anak yang tinggal di panti asuhan senang karena dikunjungi dan mendapat perhatian dari Ganjar.

Ganjar sengaja mendatangi dua panti asuhan di Solo dan Karanganyar, bersama istrinya, Siti Atikoh. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu bersilaturahmi dengan umat nasrani yang memperingati Jumat Agung dan Paskah.

“Ini ada anak-anak yang memang butuh perhatian. Jadi pas bulan Ramadan, bertepatan Jumat Agung juga, kita bisa bertemu dengan anak-anak yang penuh semangat, luar biasa pintar, dan berani, karena para pengasuh mendidik mereka dengan hebat,” kata gubernur.

Menurutnya, anak-anak itu sangat butuh perhatian. Ganjar mengaku senang karena dia dan istrinya bisa menjenguk anak-anak di panti asuhan, serta berbagi kebahagiaan.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa bertemu, kasih mainan, dan berbagi kebahagiaan. Saya lihat mereka semua senang dan ceria,” imbuhnya.

Ganjar mengajak semua pihak untuk peduli pada anak-anak, khususnya mereka yang tinggal di panti asuhan. Jika ada kesempatan, Ganjar mengajak masyarakat agar menengok mereka untuk berbagi kebahagiaan.

“Selain itu, kita juga harus melindungi mereka, menyayangi mereka, dan tidak boleh menyakiti. Semua mesti peduli pada anak-anak kita ini,” pungkasnya.

Sebelum mendatangi panti di Karanganyar, Ganjar mengunjungi Panti Asuhan Misi Nusantara di Solo. Di sana, ada sekitar 40 anak yang tinggal. Bersama Ganjar, mereka bersenang-senang. Bernyanyi bersama dan mendapatkan hadiah mainan.

Penghuni panti asuhan Pulau Seribu Karanganyar, Venny (11) mengaku sangat senang. Kerinduannya pada keluarga saat moment Paskah, sedikit terobati dengan kedatangan Ganjar.

“Seneng banget. Seru banget bisa ketemu Pak Gubernur. Orangnya baik, asyik sekali. Bagi-bagi mainan dan buku buat kami,” katanya.

“Kedatangan Pak Ganjar ini hadiah paling spesial di Jumat Agung buat kami,” timpal Grace, penghuni panti lainnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]