KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah kecelakaan tunggal menimpa truk trailer di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga, Jawa Tengah, (18/2/2026) sore. Kecelakaan terjadi diduga akibat rem mengunci. Trailer mendadak kehilangan kendali, oleng ke kiri, menghantam pembatas jalan dan pohon, lalu terguling ke parit.

Akibat insiden ini, Solikin sang sopir harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka, sementara kondisi trailer mengalami kerusakan parah.

Peristiwa bermula saat truk trailer melaju dari arah Semarang menuju Boyolali. Truk tersebut diketahui dalam perjalanan untuk mengambil muatan onderdil ekskavator.

Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun tajam, tiba-tiba terjadi kendala teknis. Rem belakang bagian kiri truk mendadak mengunci, sehingga laju kendaraan menjadi tidak terkendali.

Truk langsung oleng ke arah kiri, menghantam pembatas jalan dan pohon, sebelum akhirnya terperosok masuk ke dalam jurang di sisi jalan.

Truk nahas tersebut ditemukan dalam kondisi rusak berat. Kerusakan fatal terlihat pada bagian as dan roda yang patah, serta kaca depan yang pecah total akibat benturan keras.

Solikin, sang pengemudi, berhasil dievakuasi warga dan petugas dalam kondisi selamat namun menderita sejumlah luka. Ia langsung dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis.

“Truk melaju kencang di turunan, lalu tiba-tiba oleng ke kiri dan masuk jurang,” ujar rekan sopir, Agus, di lokasi kejadian.

Sementara itu karena kecelakaan tunggal, proses evakuasi akan dilakukan secara mandiri oleh pihak perusahaan pemilik truk. Namun, petugas Satlantas tetap berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat banyaknya warga yang menonton.

Pantauan wartawan, kabin truk ringsek berat. Bagian depan penyok, kaca pecah, bodi terlipat. Warga berkerumun menyaksikan bangkai kendaraan teronggok di dasar parit.

Meski sang sopir, Solikin selamat, mengalami luka di kaki dan tangan, lalu dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk perawatan.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]