KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah kecelakaan tunggal menimpa truk trailer di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga, Jawa Tengah, (18/2/2026) sore. Kecelakaan terjadi diduga akibat rem mengunci. Trailer mendadak kehilangan kendali, oleng ke kiri, menghantam pembatas jalan dan pohon, lalu terguling ke parit.

Akibat insiden ini, Solikin sang sopir harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka, sementara kondisi trailer mengalami kerusakan parah.

Peristiwa bermula saat truk trailer melaju dari arah Semarang menuju Boyolali. Truk tersebut diketahui dalam perjalanan untuk mengambil muatan onderdil ekskavator.

Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun tajam, tiba-tiba terjadi kendala teknis. Rem belakang bagian kiri truk mendadak mengunci, sehingga laju kendaraan menjadi tidak terkendali.

Truk langsung oleng ke arah kiri, menghantam pembatas jalan dan pohon, sebelum akhirnya terperosok masuk ke dalam jurang di sisi jalan.

Truk nahas tersebut ditemukan dalam kondisi rusak berat. Kerusakan fatal terlihat pada bagian as dan roda yang patah, serta kaca depan yang pecah total akibat benturan keras.

Solikin, sang pengemudi, berhasil dievakuasi warga dan petugas dalam kondisi selamat namun menderita sejumlah luka. Ia langsung dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis.

“Truk melaju kencang di turunan, lalu tiba-tiba oleng ke kiri dan masuk jurang,” ujar rekan sopir, Agus, di lokasi kejadian.

Sementara itu karena kecelakaan tunggal, proses evakuasi akan dilakukan secara mandiri oleh pihak perusahaan pemilik truk. Namun, petugas Satlantas tetap berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat banyaknya warga yang menonton.

Pantauan wartawan, kabin truk ringsek berat. Bagian depan penyok, kaca pecah, bodi terlipat. Warga berkerumun menyaksikan bangkai kendaraan teronggok di dasar parit.

Meski sang sopir, Solikin selamat, mengalami luka di kaki dan tangan, lalu dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk perawatan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]