URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek) Kabupaten Semarang periode 2023-2027 resmi dikukuhkan oleh Ketua Kormi Pujo Pramujito. Dalam acara pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, berharap Forspek dapat meningkatkan prestasi olahraga tradisional Ketapel secara global.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Sumpah Pemuda, Forspek Kabupaten Semarang 2023 Dikukuhkan

Hari Sumpah Pemuda, Forspek Kabupaten Semarang 2023 Dikukuhkan

Hari Sumpah Pemuda, Forspek Kabupaten Semarang 2023 Dikukuhkan

Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek) Kabupaten Semarang periode 2023-2027 resmi dikukuhkan oleh Ketua Kormi Pujo Pramujito. Dalam acara pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, berharap Forspek dapat meningkatkan prestasi olahraga tradisional Ketapel secara global. Dukungan dari Dinas dan peran guru di 19 Kecamatan diharapkan dapat memperluas pengetahuan mengenai olahraga ini.
Foto Arief Rasika
Ketua Kormi Kabupaten Semarang Pujo Pramujito saat mengukuhkan Pengurus Forspek Kabupaten Semarang masa bhakti 2023 - 2027
featured-img

RASIKAFM. COM | UNGARAN – Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (forspek) kabupaten Semarang masa bakti 2023 – 2027 resmi dikukuhkan oleh ketua Kormi Pujo Pramujito, sabtu 28.10.2023 di Stadion Wujil Bergas kabupaten Semarang.

Dalam pengarahanya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priatmo berharap pasca pelantikan Forspek ini kedepan para pengurus bisa lebih membawa prestasi olah raga tradisional Ketapel dikabupaten Semarang lebih mendunia.

“Sebelumnya olah raga ketapel hanya dimainkan di kecamatan Bergas, kedepan saya berharap dengan dimotori oleh bapak ibu guru olah raga ini akan berkembang di 19 kecamatan” ujar Katon.

Dirinya berharap, peran serta dari guru, terutama pjok bisa mensosialisasikan cabang olah raga ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo ini menambahkan, Olahraga ketapel ini bisa merakyat khususnya di Kabupaten Semarang dan forspeknya ini sendiri sudah di ikuti oleh 19 Kecamatan dan masing-masing dari 19 Kecamatan itu sendiri dari bapak dan ibu guru yang mengikuti ini.

“Mudah-mudahan masyarakat di Kabupaten Semarang tidak hanya bapak dan ibu guru yang mengikuti serta bisa mensosialisasikan agar forspek bisa menjadi yang terbaik dan juga membawa nama baik khususnya Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Sukaton menambahkan, Dari dinas sendiri dukungannya sangat luar biasa ini khususnya adalah bapak dan ibu guru ini di 19 Kecamatan termasuk nanti didalamnya siswa khusunya kelas 4,5,6,7,8 dan 9 ini supaya forspek ini berkembang.

Sementara itu, Ketua Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (kormi) kabupaten Semarang Pujo Pramujito memberikan apresiasi kepada pengurus Forspek yang baru saja dikukuhkan.

Kedepan Jito berharap pengurus bisa mensosialisasikan permainan ketapel kepada anak anak karena saat ini banyak generasi muda yang tidak tahu apa itu permainan ketapel

“Tugas pengurus tahun depan adalah menyelengarakan kejuaraan ketapel, sehingga akan ada atlet muda ketapel” ujar ketua Komisi D Dprd kabupaten Semarang ini.

Menurut Jito saat ini sudah ada atlet ketapel ditingkat kabupaten dan nasional.

“Jika anak muda senang akan permainan ketapel, maka bisa mengurangi dampak negatif gadget anak muda ” ujarnya.

Pasca dilantik, Ketua Forspek kabupaten Semarang Triyono mengatakan dalam program kerjanya, kedepan semua SD dan SMP akan ada pembelajaran ketapel dalam bentuk extra kulikuler, bahkan dalam waktu dekat ditiap kecamatan akan ada forum silaturahmi ketapel.

“Agar program berjalan akan dilakukan anjangsana dan silaturahmi sehingga diharapkan bisa memberikan manfaat bagi anak sekolah dan guru dikabupaten Semarang” ujarnya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo bersama Ka Korwilbidikcam Tengaran Eko Lesmono saat mencoba Ketapel

Pantauan rasikafm.com, dalam acara pengukuhan pengurus Forspek juga dilakukan pertandingan ketapel yang diikuti 40 regu dengan total 120 peserta.

Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Semarang menyelenggarakan kompetisi kejuaraan ketapel piala bergilir Bupati, Piala bergilir DPRD, Ketua Kormi yang diselenggarakan, di Gor Wujil Bergas, Kabupaten Semarang

– Ketua Forspek kabupaten Semarang, Triyono saat diwawancarai Rasika FM
– Ketua Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia, Pujo Pramujito

BACA JUGA :

Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah