KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Tim Hati Beriman FC (HB FC) Salatiga berhasil meraih hasil positif dalam partai perdana putaran nasional Piala Soeratin U17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, tim asuhan Sri Nandha Yuda menggasak wakil Bangka Belitung, KOP SS dengan skor 3-1.
Foto dok IST
Tim HB FC berfoto bersama usai kemenanggan

RASIKAFM.COM  – SALATIGA – Tim Hati Beriman FC (HB FC) Salatiga berhasil meraih hasil positif dalam partai perdana putaran nasional Piala Soeratin U17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, tim asuhan Sri Nandha Yuda menggasak wakil Bangka Belitung, KOP SS dengan skor 3-1.

Meski memulai pertandingan HB FC dengan gugup. Beberapa kali skema permainan yang dirancang Nanda, tidak berjalan mulus di lapangan. Apalagi, HB FC tak bisa tampil full team karena kapten tim Sandy mengalami cedera. “Dua hari jelang pertandingan, dia mengalami cedera sehingga formasi yang telah disusun harus diubah. Absennya Sandy cukup mempengaruhi kinerja lini tengah dan temp permainan,” ujarnya dalam siaran persnya Sabtu (7/12/2024).

Meski begitu tim mulai menemukan irama permainan. “Kami akui, main pertama di putaran nasional masih nervous. Anak-anak main terburu-buru, ingin cepat-cepat mencetak gol sehingga malah banyak kehilangan momentum di area pertahanan lawan,” ungkapnya.

“Saat ada peluang, bola yang harusnya dishooting malah masih didribbling dan begitu pula sebaliknya. Ini menjadi bahan evaluasi dan menjadi pelajaran berharga untuk pertandingan selanjutnya,” tambah Nanda.

Gol pertama HB FC terjadi dalam skema serangan yang cukup apik. Setelah satu-dua sentuhan di sektor kanan pertahanan lawan, bola dikirim ke depan gawang. Wafak Tafhimul Mutaalimm dengan nomor punggung 16 yang menerima sodoran bola dari rekannya, dengan tenang menceploskan bola ke gawang KOP SS. Dengàn gol tersebut, HB FC memimpin 1-0 di menit ke-29.

Sementara gol kedua, berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi penjaga gawang KOP SS. Bola yang lepas dari tangkapan kiper lawan, ditanduk Muhammad Dwi Prastio tanpa bisa dihentikan, 2-0 untuk anak-anak muda Salatiga.

Setelah itu, KOP SS bisa memperkecil ketinggalan melalui gol pada menit ke-70 yang dicetak Ananda Prasetya. Namun, HB FC pun tak tinggal diam. Merespon gol dari lawan, pemain HB FC Nanda Yudistira Valvadi melesakkan gol ketiga. Dia yang mendapat umpan direct di pertahanan lawan dari Fariski, langsung berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Nanda pun dengan mudah mencetak gol penutup kemenangan HB FC 3-1 KOP SS.

Nanda mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih di partai pertama putaran nasional tersebut. “Tentu akan ada perbaikan untuk menatap laga selanjutnya. Kami meminta anak-anak untuk tidak cepat puas dan memanfaatkan waktu beristirahat dengan baik. HB FC juga memohon doa restu dari seluruh warga Salatiga agar mendapat hasil terbaik di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Rencananya HB FC akan menjadi wakil Jawa Tengah, untuk melanjutkan perjuangan dengan melawan wakil dari Kepulauan Riau. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Senin (9/12/2024)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]