URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Hati Beriman FC (HB FC) Salatiga berhasil meraih hasil positif dalam partai perdana putaran nasional Piala Soeratin U17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, tim asuhan Sri Nandha Yuda menggasak wakil Bangka Belitung, KOP SS dengan skor 3-1.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Hati Beriman FC Bungkam KOP SS dengan Skor 3 -1

Tim Hati Beriman FC (HB FC) Salatiga berhasil meraih hasil positif dalam partai perdana putaran nasional Piala Soeratin U17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, tim asuhan Sri Nandha Yuda menggasak wakil Bangka Belitung, KOP SS dengan skor 3-1.
Foto dok IST
Tim HB FC berfoto bersama usai kemenanggan
featured-img

RASIKAFM.COM  – SALATIGA – Tim Hati Beriman FC (HB FC) Salatiga berhasil meraih hasil positif dalam partai perdana putaran nasional Piala Soeratin U17. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, tim asuhan Sri Nandha Yuda menggasak wakil Bangka Belitung, KOP SS dengan skor 3-1.

Meski memulai pertandingan HB FC dengan gugup. Beberapa kali skema permainan yang dirancang Nanda, tidak berjalan mulus di lapangan. Apalagi, HB FC tak bisa tampil full team karena kapten tim Sandy mengalami cedera. “Dua hari jelang pertandingan, dia mengalami cedera sehingga formasi yang telah disusun harus diubah. Absennya Sandy cukup mempengaruhi kinerja lini tengah dan temp permainan,” ujarnya dalam siaran persnya Sabtu (7/12/2024).

Meski begitu tim mulai menemukan irama permainan. “Kami akui, main pertama di putaran nasional masih nervous. Anak-anak main terburu-buru, ingin cepat-cepat mencetak gol sehingga malah banyak kehilangan momentum di area pertahanan lawan,” ungkapnya.

“Saat ada peluang, bola yang harusnya dishooting malah masih didribbling dan begitu pula sebaliknya. Ini menjadi bahan evaluasi dan menjadi pelajaran berharga untuk pertandingan selanjutnya,” tambah Nanda.

Gol pertama HB FC terjadi dalam skema serangan yang cukup apik. Setelah satu-dua sentuhan di sektor kanan pertahanan lawan, bola dikirim ke depan gawang. Wafak Tafhimul Mutaalimm dengan nomor punggung 16 yang menerima sodoran bola dari rekannya, dengan tenang menceploskan bola ke gawang KOP SS. Dengàn gol tersebut, HB FC memimpin 1-0 di menit ke-29.

Sementara gol kedua, berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi penjaga gawang KOP SS. Bola yang lepas dari tangkapan kiper lawan, ditanduk Muhammad Dwi Prastio tanpa bisa dihentikan, 2-0 untuk anak-anak muda Salatiga.

Setelah itu, KOP SS bisa memperkecil ketinggalan melalui gol pada menit ke-70 yang dicetak Ananda Prasetya. Namun, HB FC pun tak tinggal diam. Merespon gol dari lawan, pemain HB FC Nanda Yudistira Valvadi melesakkan gol ketiga. Dia yang mendapat umpan direct di pertahanan lawan dari Fariski, langsung berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Nanda pun dengan mudah mencetak gol penutup kemenangan HB FC 3-1 KOP SS.

Nanda mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih di partai pertama putaran nasional tersebut. “Tentu akan ada perbaikan untuk menatap laga selanjutnya. Kami meminta anak-anak untuk tidak cepat puas dan memanfaatkan waktu beristirahat dengan baik. HB FC juga memohon doa restu dari seluruh warga Salatiga agar mendapat hasil terbaik di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Rencananya HB FC akan menjadi wakil Jawa Tengah, untuk melanjutkan perjuangan dengan melawan wakil dari Kepulauan Riau. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Senin (9/12/2024)

Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

BACA JUGA :

Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov
Sebanyak 30 ribu pengunjung memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Minggu (10/5/2026), dalam ajang Indonesia’s Horse Racing Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Event yang digelar SARGA.CO, PP PORDASI, dan Pura Mangkunegaran itu memadukan kompetisi 147 kuda terbaik Indonesia dengan hiburan dan budaya Jawa.
IHR Hadirkan Pacuan Kuda di Indonesia, Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan
KONI Kabupaten Semarang menggelar tes fisik bagi 268 atlet dari 38 cabang olahraga di GOR Pandanaran Wujil, Sabtu (9/5/2026), sebagai persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026. Pengujian bersama Universitas Ngudi Waluyo dilakukan untuk memetakan kesiapan fisik dan mental atlet sebelum memasuki tahap latihan lanjutan.
KONI Kabupaten Semarang Genjot Kesiapan Porprov 2026, 268 Atlet Jalani Tes Fisik

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab