KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi Buka Job Fair Kota Semarang Secara Offline dan Online

Hendi Buka Job Fair Kota Semarang Secara Offline dan Online

Hendi Buka Job Fair Kota Semarang Secara Offline dan Online

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memberi fasilitas pencari kerja di Kota Semarang untuk mendapatkan pekerjaan dengan membuka job fair. Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang, job fair diselenggarakan secara offline pada tanggal 10-11 Agustus 2022 dan secara online yang akan dilaksanakan setelah jobfair offline usai.

“Maka dengan dilaksanakannya job fair ini terdapat 41 perusahaan dan 2.932 lowongan pekerjaan mudah-mudahan mampu mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Semarang. Saya yakin upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Disnaker ini dapat membantu usia produktif di Kota Semarang,” ungkap Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang saat membuka job fair, Rabu (10/8).

Pada kesempatan tersebut, Hendi menyampaikan jika dari tahun ke tahun semakin banyak usia produktif dan dibutuhkan banyak lapangan pekerjaan. “Mudah-mudahan sosialisasi terkait dengan kegiatan hari ini dan upaya menciptakan lapangan kerja ini terus berlangsung,” tutur Hendi.

Dirinya lebih lanjut menjelaskan bahwa permasalahan pekerjaan ini bukan hanya ditangani oleh pemerintah Indonesia, pemerintah provinsi dan pemerintah kota saja tetapi tanggung jawab bersama. “Kita tangani bersama-sama untuk bisa menambah lapangan pekerjaan dan memotivasi dalam diri mereka,” tegas Hendi.

Dirinya juga menuturkan bahwa job fair itu ibarat oase di tengah padang pasir, karena ada PHK, perusahaan tutup dan banyak cerita lainnya yang tidak enak didengar terkait ekonomi selama Covid ini. Namun, dengan adanya job fair ini menjadi peluang untuk anak-anak muda usia produktif di Kota Semarang untuk mereka bisa mendaftar dan nantinya bisa diterima.

“Dengan demikian bisa mengurangi pengangguran. Namun, bagi yang tidak diterima jangan patah hati, kita ini negara yang kaya, luas dan penuh potensi penuh peluang pekerjaan,” kata Hendi. “Banyak lapangan kerja mulai dari kecil dan menengah. Banyak juga fasilitas-fasilitas pelatihan permodalan yang mudah diakses yang mana mendukung anak-anak muda agar bisa menjadi pengusaha sukses,” pungkasnya.

Adapun penyelenggaraan Jobfair secara offline dilaksanakan di Auditorium BBPVP Semarang, sedangkan job fair secara online dapat diakses di website jobfair.semarangkota.go.id. Bagi pencari kerja harus sudah terdaftar di AK1 Kota Semarang atau AK1 di Jawa Tengah untuk mengikuti jobfair secara offline maupun online.

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]