KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk memberikan perhatian pada peningkatan prestasi olah raga di wilayah yang dipimpinnya. Salah satunya terkait pembibitan atlet sepak bola usia muda, di mana Kota Semarang sendiri cukup banyak menyumbang pemain muda untuk tim nasional Indonesia. Dirinya pun berharap tren positif pembibitan sepak bola di Kota Semarang bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi itu pun berharap nama – nama seperti Septian David, Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, hingga Ernando Ari Sutaryadi dapat menjadi inspirasi bagi anak – anak yang ingin fokus menekuni dunia sepak bola. Untuk itu dirinya pun mengapresiasi semua pihak di Kota Semarang yang telah menaruh perhatian besar pada pembibitan atlet usia muda.

Hal itu seperti yang terlihat saat Hendi menghadiri kejuaraan sepak bola FITA Cup di lapangan sepak bola Karangayu, Minggu (31/7). Hendi secara khusus memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan sepak bola yang diikuti oleh berbagai sekolah Sepakbola di wilayah yang dipimpinnya tersebut. Dirinya berharap, kejuaraan sepak bola usia muda seperti FITA Cup dapat dimaksimalkan untuk menambah pengalaman bakat – bakat muda di Kota Semarang.

Hendi juga berharap dengan banyaknya pertandingan yang diikuti oleh talenta muda sepak bola Kota Semarang, dapat memperbesar peluang untuk dilirik para pemandu bakat tingkat nasional, bahkan internasional. “Saya harap nanti 10 tahun ke depan ada yang jadi pemain nasional, mungkin ada yang dikontrak dengan Liga Jepang, Liga Korea dan lainnya. Tapi itu semua jadi mimpi jika adik-adik tidak latihan, adik-adik musti harus sering latihan,” tutur Wali Kota Semarang tersebut.

Di sisi lain dalam kesemapatannya, Hendi menekankan bahwa berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung pengembangan bibit-bibit atlet sepak bola Semarang di antaranya melalui pembangunan lapangan futsal atau sarana olah raga yang lain di setiap kecamatan. “Saya rasa berbagai fasilitas yang telah dibangun oleh Pemkot Semarang juga bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam pembibitan atlet sepak bola usia muda,” pungkas Hendi.

Adapun beberapa SSB Kota Semarang yang turut serta dalam kejuaraan Vita Cup 2022 yakni SSB Putra Semarang, SSB Romeo, SSB Teratai, SSB Indonesia Muda dan SSB, Mitra dengan rentang usia anak 7 hingga 12 tahun. Selain itu, FITA Cup juga menggelar kejuaraan trofeo yang mana nantinya untuk juara 1,2,3 mendapatkan trophy dan top skor akan mendapatkan sepatu bola berwarna emas.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]