URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk memberikan perhatian pada peningkatan prestasi olah raga di wilayah yang dipimpinnya. Salah satunya terkait pembibitan atlet sepak bola usia muda

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

Hendi Ingin Kota Semarang Jadi Gudang Pemain Muda Berbakat

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk memberikan perhatian pada peningkatan prestasi olah raga di wilayah yang dipimpinnya. Salah satunya terkait pembibitan atlet sepak bola usia muda, di mana Kota Semarang sendiri cukup banyak menyumbang pemain muda untuk tim nasional Indonesia. Dirinya pun berharap tren positif pembibitan sepak bola di Kota Semarang bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi itu pun berharap nama – nama seperti Septian David, Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, hingga Ernando Ari Sutaryadi dapat menjadi inspirasi bagi anak – anak yang ingin fokus menekuni dunia sepak bola. Untuk itu dirinya pun mengapresiasi semua pihak di Kota Semarang yang telah menaruh perhatian besar pada pembibitan atlet usia muda.

Hal itu seperti yang terlihat saat Hendi menghadiri kejuaraan sepak bola FITA Cup di lapangan sepak bola Karangayu, Minggu (31/7). Hendi secara khusus memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan sepak bola yang diikuti oleh berbagai sekolah Sepakbola di wilayah yang dipimpinnya tersebut. Dirinya berharap, kejuaraan sepak bola usia muda seperti FITA Cup dapat dimaksimalkan untuk menambah pengalaman bakat – bakat muda di Kota Semarang.

Hendi juga berharap dengan banyaknya pertandingan yang diikuti oleh talenta muda sepak bola Kota Semarang, dapat memperbesar peluang untuk dilirik para pemandu bakat tingkat nasional, bahkan internasional. “Saya harap nanti 10 tahun ke depan ada yang jadi pemain nasional, mungkin ada yang dikontrak dengan Liga Jepang, Liga Korea dan lainnya. Tapi itu semua jadi mimpi jika adik-adik tidak latihan, adik-adik musti harus sering latihan,” tutur Wali Kota Semarang tersebut.

Di sisi lain dalam kesemapatannya, Hendi menekankan bahwa berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung pengembangan bibit-bibit atlet sepak bola Semarang di antaranya melalui pembangunan lapangan futsal atau sarana olah raga yang lain di setiap kecamatan. “Saya rasa berbagai fasilitas yang telah dibangun oleh Pemkot Semarang juga bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam pembibitan atlet sepak bola usia muda,” pungkas Hendi.

Adapun beberapa SSB Kota Semarang yang turut serta dalam kejuaraan Vita Cup 2022 yakni SSB Putra Semarang, SSB Romeo, SSB Teratai, SSB Indonesia Muda dan SSB, Mitra dengan rentang usia anak 7 hingga 12 tahun. Selain itu, FITA Cup juga menggelar kejuaraan trofeo yang mana nantinya untuk juara 1,2,3 mendapatkan trophy dan top skor akan mendapatkan sepatu bola berwarna emas.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target