URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warung Sop Hj Ruliyah, yang terletak di lantai 2 Pasar Raya 1 Salatiga, menjadi tujuan favorit pecinta kuliner meskipun berada di lokasi tersembunyi. Warung ini dikelola oleh Hj Ruliyah sejak tahun 1998, dan suasana pagi yang dingin di Salatiga menjadikannya ramai dikunjungi pembeli, terutama pada Jumat dan Sabtu, meskipun tempat makan terbatas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

“Hidden Gem” Warung Sop Ruliyah Pasar Raya 1 Salatiga Selalu Ramai diserbu Pembeli

“Hidden Gem” Warung Sop Ruliyah Pasar Raya 1 Salatiga Selalu Ramai diserbu Pembeli

“Hidden Gem” Warung Sop Ruliyah Pasar Raya 1 Salatiga Selalu Ramai diserbu Pembeli

Sejumlah pengunjung saat menikmati Sop di Warung Sop Hj Ruliyah Salatiga Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meskipun berada di tempat yang jarang diketahui orang atau biasa disebut hidden gem, Namun keberadaan Warung Sop Hj Ruliyah yang berada di lantai 2 Pasar Raya 1 Salatiga selalu ramai diserbu pembeli. Mereka datang untuk menikmati sajian sop daging yang legendaris dengan tempat yang sederhana dan membuat penikmatnya merasakan sensasi kembali ke masa lalu.

Kepada wartawan di lokasi, Ruliyah mengaku telah membuka warung sop sejak tahun 1998 lalu. Menurutnya, suasana pagi yang cukup dingin di Salatiga membuat sajian sop miliknya selalu ramai diserbu pembeli. Bahkan untuk hari Jumat dan Sabtu pembeli yang hendak makan di tempat harus rela antri. Sebab tempat untuk makan di tempat terbilang cukup terbatas.

“Kalau ramai biasanya hari Jumat dan Sabtu, pembeli ya harus nunggu di luar, kalau mau makan di tempat,” ungkap Ruliyah, Sabtu (11/1/2025).

Dia membeberkan, dalam sehari warung sop miliknya bisa terjual hingga 90 porsi. Jumlah tersebut meningkat saat akhir pekan dan hari libur nasional. Untuk menikmati sop daging itu pengunjung hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 18.000 saja.

“Kita buka mulai dari pukul 07.00 WIB sampai siang, tapi kalau sop biasanya jam 10.00 WIB sudah habis. Kita libur pada hari Minggu,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli Nur Baiti mengaku sudah lama berlangganan di sop daging Hj Ruliyah ini. Menurutnya, sop dagingnya sangat enak dan selalu disajikan dalam keadaan panas.

“Apalagi ada sambelnya juga yang pedas mantap. Jadi setiap ke pasar hampir selalu menyempatkan diri untuk sarapan di sini,” katanya.

Diakuinya, untuk soal harga sop daging Hj Ruliyah tergolong murah. Hanya Rp 8.000 sudah bisa menikmati sop yang legendaris ini. Selain itu, juga tersedia tambahan lain dan gorengan yang selalu hangat. (Rief)

BACA JUGA :

Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Makan siang di Pawon Tlogo, kawasan Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan pengalaman kuliner tradisional. Pengunjung menikmati masakan Jawa yang dimasak langsung di atas tungku kayu bakar pada Januari 2026, demi menjaga cita rasa autentik dan menghadirkan sensasi nostalgia melalui proses memasak cara lama.
Resep Rahasia di Atas Tungku, Manjakan Penikmat Kuliner di Pawon Tlogo Tuntang
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.
Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved