KABAR RASIKA

Hindari Penyalahgunaan BBM, Polda Jateng Siagakan Personel di Tiap SPBU

Hindari Penyalahgunaan BBM, Polda Jateng Siagakan Personel di Tiap SPBU

Hindari Penyalahgunaan BBM, Polda Jateng Siagakan Personel di Tiap SPBU

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi akan siagakan personel di tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Jawa Tengah untuk menghindari penyalahgunaan BBM.

SEMARANG – Puluhan kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Tengah baik itu penimbunan maupun pengoplosan membuat negara mengalami kerugian mencapai Rp. 11.105.165.750.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, dari penindakan yang dilakukan mulai tanggal 1 Agustus 2022 hingga 3 September 2022 ini, pihaknya telah mengamankan 66 tersangka. Tak hanya itu, barang bukti BBM dengan rincian solar 38 ton, pertalite 3,2 ton juga turut disita oleh kepolisian.

Untuk menghindari perkara penyalahgunaan minyak dan gas (migas) ini, Polda Jateng kini menyiagakan personel di tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Jawa Tengah. “Sekarang sudah ada upaya preemtif. Seluruh SPBU kita lakukan pengamanan. Jadi di seluruh SPBU ada buku mutasinya Polda Jateng untuk mengawasi, menjaga dan mengamankan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, isu kenaikan harga migas saat ini masih sangat sensitif di kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, Polda Jateng melalui Satgas Pangan juga telah melakukan pemantauan di sejumlah daerah terkait dengan kenaikan harga BBM maupun harga pokok lainnya.

“Jadi Polda Jateng sudah membuat Satgas Pangan. Jadi Satgas ini sudah kita buat terkait dengan pengawasan bahan pokok yang itu nanti linier dengan Provinsi maupun Kabupaten. Semuanya tiap hari diupdate langsung oleh jajaran Polda maupun Dinas Provinsi maupun kota yang terkait,” jelasnya.

“Tugas Satgas yang kita bentuk adalah dalam rangka pengawasan terkait dengan fluaktif harga pokok, melakukan pengawasan terkait dengan peninjauan Satgas pokok kemudian stok dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Disisi lain, Kapolda meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik buying terkait permasalahan BBM. “Prinsip masyarakat tidak usah resah, tidak usah panik buying tidak usah nimbun, stok BBM di Jateng mencukupi diantara 2 minggu ke depan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px