Kajen, Kab. Pekalongan — Selama 45 hari, mahasiswa KKN-T IDBU 54 Universitas Diponegoro (UNDIP) di Dukuh Tanjung Anom, Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, digitalisasi, dan pengembangan potensi lokal.
Sejumlah program utama yang dilakukan meliputi pembuatan kursi dari ecobrick sebagai pemanfaatan sampah plastik, pengolahan bunga telang menjadi teh yang dilengkapi uji hedonik, serta pembuatan website Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari untuk mendukung digitalisasi informasi dan pencatatan kegiatan penimbangan sampah.
Mahasiswa juga mengembangkan budidaya ikan nilem melalui kolam yang telah dibuat beserta sistem filtrasi air. Selain itu, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan turut dilaksanakan, seperti edukasi PHBS kepada siswa SD, pemasangan fasilitas P3K di bank sampah, serta sosialisasi phishing dan keamanan digital** kepada warga RT 2.
Ketua Dosen KKN-T IDBU 54, Brian Pradana, S.T., M.T., mengatakan bahwa program yang dijalankan berangkat dari permasalahan dan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, inovasi mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak langsung sekaligus mendukung keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, DPL KKN-T IDBU 54, Nofa Martina Ariani, S.T., M.T., berharap masyarakat dapat melanjutkan berbagai potensi yang telah dikembangkan, khususnya melalui Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari. “Harapannya masyarakat di sini bisa berdaya melalui bank sampah,” ujarnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari Kustiati, Ketua Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, yang menyampaikan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama berada di Tanjung Anom. Hal senada disampaikan warga RT 1, Sri Puji Hastati, yang berpesan agar mahasiswa terus mengembangkan kompetensi dan kelak mampu menjadi motor penggerak serta pelopor di tengah masyarakat.
Tim KKN-T IDBU 54 Dukuh Tanjung Anom terdiri dari Aqila Niam Faza, Aeriko Adiwijaya, Septiana, Ananda Aisyah, Fakhri Muhammad, Atha Chaesa, Hanum Salsabila, Farrel Danendra, Ardine Harsya, dan Meisya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN-T IDBU 54 UNDIP berupaya meninggalkan manfaat yang dapat terus dikembangkan masyarakat, sekaligus mendorong Tanjung Anom menjadi lingkungan yang lebih peduli terhadap lingkungan, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki potensi ekonomi lokal yang semakin berkembang. (yud)







