URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah

Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah

Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah

Murid SDN Beji 01, Ungaran Timur menanam cabai di dalam polybag sebagai salah satu kegiatan penyuluh pertanian masuk sekolah beberapa waktu lalu. Foto: win
Murid SDN Beji 01, Ungaran Timur menanam cabai di dalam polybag sebagai salah satu kegiatan penyuluh pertanian masuk sekolah beberapa waktu lalu. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menggandeng Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk mengenalkan dunia pertanian kepada pelajar melalui program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), beberapa waktu lalu.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Moh Edy Soekarno mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan literasi pertanian sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian melalui kegiatan praktik yang menyenangkan di sekolah. Menurutnya, langkah itu menjadi penting karena Kabupaten Semarang menghadapi ancaman krisis sumber daya manusia (SDM) petani. Berdasarkan data yang dimiliki, sebanyak 77,6 persen petani berusia di atas 45 tahun, sementara petani milenial hanya tersisa 11,8 persen.

“Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) di Kabupaten Semarang dalam satu dekade berkurang 10,27 persen. Artinya setiap tahun jumlah petani berkurang lebih dari satu persen, sementara jumlah penduduk terus bertambah,” ujar Edy saat dikonfirmasi di Ungaran, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan, jika tidak ada upaya serius untuk menyiapkan generasi penerus, kondisi tersebut dapat mengancam ketahanan pangan daerah di masa mendatang. Karena itu, para penyuluh pertanian akan diterjunkan ke sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama untuk memberikan edukasi pertanian.
Edy menilai rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian dipengaruhi perubahan pola pikir masyarakat.

“Pertanian masih kerap dipandang sebagai pekerjaan yang kotor dan kurang menjanjikan, padahal sektor tersebut memiliki prospek yang baik karena menjadi kebutuhan yang tidak pernah hilang,” lanjutnya.

Selain menyasar pelajar sekolah, Dispertanikap juga terus menjalankan program Sekolah Tani Milenial. Tahun ini tersedia tujuh paket pelatihan bagi pemuda usia 15 hingga 39 tahun yang mencakup keterampilan budidaya pertanian organik, kewirausahaan agribisnis hingga pemasaran digital.

Sementara itu, Plt Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang M Taufiqur Rahman menyebut program tersebut sangat strategis karena belum pernah diterapkan sebelumnya di lingkungan sekolah.
Menurutnya, selain mendukung ketahanan pangan, program itu juga dapat membentuk karakter peserta didik, terutama dalam aspek kemandirian dan kewirausahaan.

“Kami berharap program ini masuk dalam kegiatan kokurikuler sehingga menjadi bagian dari kurikulum sekolah. Dengan begitu materi dan target pembelajaran dapat tersusun lebih teratur dan memiliki landasan yang lebih kuat,” katanya.

Taufiq menjelaskan implementasi program dapat dilakukan melalui kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler. Namun, pihaknya lebih mendorong skema kokurikuler karena memiliki alokasi waktu yang jelas dan tercantum dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Program ini nantinya dapat diterapkan di sekolah negeri maupun swasta dengan menyesuaikan kesiapan sekolah serta ketersediaan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL). Harapan kami, penyusunan materi dan kurikulum dapat segera dilakukan sehingga program dapat mulai diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemadaman listrik bergilir pada Rabu (24/6/2026) menyebabkan traffic light di Perempatan Jetis, Kota Salatiga, tidak berfungsi dan berpotensi memicu kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Salatiga menerjunkan lima personel untuk melakukan pengaturan arus kendaraan secara manual, membantu penyeberang jalan, serta memberikan imbauan keselamatan hingga pasokan listrik kembali normal dan lampu lalu lintas beroperasi kembali.
Listrik Padam, Arus Lalin Terdampak, Anggota Satlantas Salatiga Amankan Jalanan dari Kemacetan
Pemadaman listrik bergilir pada Rabu (24/6/2026) menyebabkan traffic light di Perempatan Jetis, Kota Salatiga, tidak berfungsi dan berpotensi memicu kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Menanggapi kondisi...
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang...
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan...
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut...
24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang hingga sore hari dengan tinggi...
Muat Lebih

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging