KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Implementasi P5 Kurikulum Merdeka, Pelajar SDN Pringapus 03 Tampilkan Karya Seni dan Wirausaha

Implementasi P5 Kurikulum Merdeka, Pelajar SDN Pringapus 03 Tampilkan Karya Seni dan Wirausaha

Implementasi P5 Kurikulum Merdeka, Pelajar SDN Pringapus 03 Tampilkan Karya Seni dan Wirausaha

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ratusan pelajar SD Negeri (SDN) Pringapus 03, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang mengikuti Gelar Karya Seni 2022, Sabtu (17/12/2022). Tak kurang dari 30 atraksi seni yang terdiri dari tari, olah vokal, pembacaan puisi hingga pantomim ditampilkan oleh pelajar dari kelas 1 hingga kelas 6 secara apik.

Tak hanya atraksi seni, para pelajar khususnya kelas 1 dan 4 juga diberikan kesempatan untuk melatih keterampilan berwirausaha tentunya dengan pendampingan guru kelasnya. Kedua hal itu merupakan bagian dari proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) kurikulum merdeka TA 2022/2023.

Dalam sambutannya, Ketua Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Pringapus Agus Gunawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya apa yang dilaksanakan hari ini adalah bentuk pemberian ruang kepada pelajar untuk menampilkan kreatifitas dalam bidang seni dan budaya.

“Kami merasa bangga atas jerih payah seluruh pihak sehingga kegiatan ini bisa terselenggara. Kita tentu senang menyaksikan penampilan anak didik, salah satunya dimensi kreatif mandiri di bidang seni,” ujarnya.

Dikatakan Agus, kegiatan ini juga dikandung maksud untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kemandirian pelajar dalam melaksanakan kegiatan, serta memberi keleluasaan berfikir dan berimajinasi.

“Termasuk menumbuhkan jiwa gotong-royong melalui kerja tim dalam kelas untuk merancang kegiatan seni dan kewirausahaan,” ungkapnya.

Sementara Kepala SDN Pringapus 03 Tohar Al Ashury menerangkan Gelar Karya Seni 2022 ini dalam rangka tutup akhir semester I TA 2022/2023. Senada dengan Agus, dikatakannya kegiatan tersebut untuk melatih keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan anak didik dalam bidang seni budaya.

“Sehingga anak didik kami bisa memaksimalkan potensi dan bakat yang dimilikinya, seperti menari, menyanyi, deklamasi puisi, bahkan cabang seni yang cukup unik seperti pantomim,” jelasnya.

Ditambahkan lebih lanjut, selain karya seni yang ditampilkan, para pelajar kelas 1 dan 4 juga diberikan ruang untuk mengembangkan wirausaha bertajuk ‘market day’. Jenis wirausaha yang dimaksud adalah berniaga aneka makanan dan minuman, seperti dessert box, jelly, pie, pastel, salad, boba dan sebagainya.

“Kami melihat Kabupaten Semarang memiliki potensi kuliner yang besar. Sehingga harapan kami, anak didik bisa mendapatkan bekal keterampilan berwirausaha khususnya di bidang kuliner ketika dewasa kelak,” imbuhnya.

Sementara salah seorang pelajar kelas 6, Faradila mengaku senang dengan kegiatan Gelar Karya Seni 2022 ini.

“Sangat senang. Semoga nanti bisa diadakan lagi,” katanya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]