URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ribuan guru dan tenaga kependidikan non-ASN di Salatiga berduka setelah insentif kesejahteraan 2026 dipastikan tidak dianggarkan. Kebijakan ini berdampak pada pendidik PAUD dan sekolah lain di Salatiga sejak awal Januari 2026, memicu kekecewaan karena penghasilan mereka sangat bergantung pada insentif tersebut yang kini dihentikan melalui surat edaran Dinas Pendidikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Insentif Gagal Cair, Guru PAUD di Salatiga Sambat Kesejahteraan

Insentif Gagal Cair, Guru PAUD di Salatiga Sambat Kesejahteraan

Insentif Gagal Cair, Guru PAUD di Salatiga Sambat Kesejahteraan

Suasana pembelajaran PAUD Nusa Indah 02, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga

Foto dok IST

Suasana pembelajaran PAUD Nusa Indah 02, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Awal tahun ribuan gurun non-ASN di Salatiga berduka, Pasalnya kabar kurang menyenangkan datang dari dunia pendidikan di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Anggaran insentif kesejahteraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan non-ASN pada Tahun Anggaran 2026 dipastikan tidak dianggarkan. Kondisi tersebut membuat para pendidik non-ASN di Salatiga merasa khawatir dan kecewa.

Salah satunya dialami Kepala Pos Pendidikan Anak Usia Dini (Pos PAUD) Nusa Indah 02, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Rizka Fitriarini. Ia bersama rekan-rekannya mengaku sedih atas kabar tidak cairnya dana insentif kesejahteraan yang selama ini sangat membantu kebutuhan hidup para pendidik.

“Kalau dari insentif itu memang kami sangat mengandalkan. Besarnya Rp500.000 per bulan. Kalau itu tidak ada, kami hanya mendapat gaji dari SPP siswa, yaitu Rp75.000 per bulan,” ujar Rizka.

Ia menjelaskan gaji Rp75.000 per bulan tersebut berasal dari SPP siswa sebesar Rp30.000 per bulan. Dana itu tidak hanya digunakan untuk menggaji empat tenaga pendidik, tetapi juga untuk kebutuhan operasional sekolah.

“Kalau insentif itu tidak ada, kami sangat keberatan. Meskipun jumlahnya terlihat kecil, bagi guru PAUD itu sangat berarti,” katanya.

Hal senada disampaikan guru lainnya, Nur Khasanah. Ia mengungkapkan tidak cairnya insentif kesejahteraan secara langsung berdampak pada pemasukan dan semangat para pendidik dalam menjalankan tugas mengajar.

“Kami dari rumah sudah berniat mendidik anak-anak. Kalau kebutuhan di rumah tidak terpenuhi, bagaimana? Kami sudah menjalankan kewajiban mengajar, tetapi hak kami tidak didapat,” ujarnya.

Nur berharap pemerintah Kota Salatiga dan dinas terkait segera memberikan solusi agar kesejahteraan tenaga pendidik tetap diperhatikan dan hak-hak mereka dapat terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Muh Nasiruddin, belum memberikan tanggapan saat dihubungi terkait solusi atas permasalahan tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan non-ASN pada Tahun Anggaran 2026. Kepastian tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Salatiga yang terbit pada Kamis (8/1/2026).

Rizka Fitriani saat diwaancara wartawan

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Seluruh Pegawai Non ASN Digeser ke Dinas Pendidikan, Pemkab Semarang Usulkan CPNS Tahun Ini
Program Doktor Manajemen FEB UKSW meluluskan Doktor ke-100 atas nama Dr. Renny Hermawati di Salatiga, baru-baru ini. Melalui disertasi tentang ketahanan karier awak kapal wanita Indonesia, Renny meneliti faktor individu, organisasi, dan budaya yang memengaruhi keputusan bertahan atau meninggalkan profesi, menggunakan studi kasus kualitatif.
Renny Hermawati, Resmi Raih Doktor ke-100 FEB UKSW
Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Muh Nasiruddin menyampaikan permohonan maaf atas tidak teralokasinya insentif kesejahteraan pendidik non-ASN dalam APBD 2026. Pernyataan disampaikan melalui video pada Januari 2026 di Salatiga, sebagai bentuk tanggung jawab dan klarifikasi, sembari meminta kesabaran menunggu peninjauan ulang Pemkot Salatiga terkait solusi anggaran.
Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru
Masih ditemukannya siswa SMP yang belum mampu membaca menjadi perhatian Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang. Ketua Dewan Pendidikan Djoko Sriyono mengungkapkan kondisi ini terjadi di Kabupaten Semarang pada Januari 2026, dipicu faktor keluarga, ekonomi, kebijakan kurikulum, serta minimnya layanan dan guru inklusi, sehingga diperlukan pembenahan sejak jenjang SD dengan penanganan khusus.
Miris! Masih Ada Siswa SMP di Kabupaten Semarang Belum Bisa Membaca, Sekolah Dinilai Belum Ramah Inklusi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Bawaslu Kabupaten Semarang Luncurkan Program Konsultasi Hukum Pemilu Daring
Bawaslu Kabupaten Semarang Luncurkan Program Konsultasi Hukum Pemilu Daring
Bawaslu Kabupaten Semarang meluncurkan program Konsultasi Hukum Pemilu. Program ini digagas Bawaslu Kabupaten Semarang dan dilaksanakan melalui Facebook dari Kantor Bawaslu Ungaran Timur, Selasa (10/2/2026),...
Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025 dan Diprakirakan Berlanjut pada 2026
Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025 dan Diprakirakan Berlanjut pada 2026
Kinerja dunia usaha Indonesia membaik berdasarkan Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia. Hasil survei nasional Triwulan IV 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas usaha, dipicu musim panen, lonjakan...
Tak Semua Kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Bisa Diaktifkan, Ini Penjelasan Dinsos Kabupaten Semarang
Tak Semua Kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Bisa Diaktifkan, Ini Penjelasan Dinsos Kabupaten Semarang
Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan tidak semua peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan akan diaktifkan kembali. Kebijakan ini disampaikan Dinsos Kabupaten Semarang di Ungaran, Selasa (10/2/2026), menyusul...
Dirut BPR Salatiga Tersangka, Robby Pastikan Layanan Bank Tetap Jalan
Dirut BPR Salatiga Tersangka, Robby Pastikan Layanan Bank Tetap Jalan
Pemerintah Kota Salatiga memastikan operasional Perumda BPR Bank Salatiga tetap normal. Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan hal itu di Salatiga, Senin (9/2/2026), menyusul penetapan tersangka terhadap...
Kejari Salatiga menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi kredit bermasalah. Para tersangka merupakan jajaran Perumda BPR Bank Salatiga dan seorang debitur. Perkara terjadi di Salatiga, Senin (9/2/2026), akibat rekayasa kredit yang merugikan negara Rp3 miliar, diungkap melalui penyidikan dan audit BPK.
Dirut Bank Salatiga dan Stafnya Tersangka Dugaan Korupsi Fasilitas Kredit
Kejari Salatiga menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi kredit bermasalah. Para tersangka merupakan jajaran Perumda BPR Bank Salatiga dan seorang debitur. Perkara terjadi di Salatiga, Senin (9/2/2026),...
Muat Lebih

POPULER

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan pembangunan Tol Jogja–Bawen terus berjalan. Ruas Seksi VI dari Simpang Bawen hingga exit Pasar Hewan Ambarawa ditargetkan fungsional saat arus mudik Lebaran 2026. Target ini dikejar melalui percepatan pembebasan lahan, koordinasi lintas instansi, serta penanganan teknis tanpa kendala berarti.
Tol Jogja–Bawen Seksi VI Ditargetkan Fungsional Saat Lebaran
Salatiga Eco Park hadir sebagai destinasi wisata edukasi yang memadukan budaya dan sains. Dikelola Roy Wibisono, kawasan seluas lima hektare ini berlokasi di Salib Putih, Salatiga, dan dikenalkan kepada publik untuk memperkuat edukasi ramah lingkungan melalui praktik langsung profesi, science, dan seni demi melestarikan budaya sekaligus mengurangi sampah plastik.
SAE Lestarikan Bumi, Genjot Wisata Edukasi dengan Sovenir Ecogreen

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved