URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jelang Hari Jadi Lalu Lintas Ke-67 tanggal 22 September 2022 mendatang, Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, bersama Kasat Lantas AKP Betty Nugroho, Kapolsek Argomulyo AKP Sarwoko, Kasat Intelkam IPTU Bharatungga Dharuning Pawuri dan Kanit Gakkum Meisal Prariadena, melaksanakana anjangsana ke korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi diwilayah hukum Polres Salatiga, Kamis 15/09/2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jajaran Polres Salatiga Sambangi Pasutri Korban Laka, Kadus Djumeni Ucapkan Terima Kasih Atas Perhatian Kapolres

Jajaran Polres Salatiga Sambangi Pasutri Korban Laka, Kadus Djumeni Ucapkan Terima Kasih Atas Perhatian Kapolres

Jajaran Polres Salatiga Sambangi Pasutri Korban Laka, Kadus Djumeni Ucapkan Terima Kasih Atas Perhatian Kapolres

Kapolres Salatiga dan jajaran didampingi Djumeni Kepala Dusun Cabean Wetan Karangduren saat membesuk pasutri Korban laka. (Poto dok Djumeni)
featured-img

Jelang Hari Jadi Lalu Lintas Ke-67 tanggal 22 September 2022 mendatang, Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, bersama Kasat Lantas AKP Betty Nugroho, Kapolsek Argomulyo AKP Sarwoko, Kasat Intelkam IPTU Bharatungga Dharuning Pawuri dan Kanit Gakkum Meisal Prariadena, melaksanakana
anjangsana ke korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi diwilayah hukum Polres Salatiga, Kamis 15/09/2022.

Kapolres Salatiga bersama rombongan pertama kali menuju kedusun Cabean wetan, desa Karang Duren (depan SDN Karangduren 3) kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Diwilayah ini rombongan mengunjungi pasutri Unsiyanto dan Tina Dwi Astuti yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sekitar satu bulan lalu di Pertigaan Cebongan Argomulyo Kota Salatiga, keduanya mengalami luka yang cukup serius, patah tulang di kaki dan tangan.

Selanjutnya rombongan menuju kerumah Alm Zumri salah seorang Anggota Polres Salatiga yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Salatiga setengah tahun yang lalu dengan meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita.

Kapolres Salatiga menyampaikan kepada korban maupun keluarga korban bahwa tujuan anjangsana ini sebagai wujud Polri hadir ditengah masyarakat, juga dalam rangka hari Jadi Lalu Lintas ke-67. “hal ini wujud kepedulian Polres Salatiga bagi korban laka lantas yang terjadi diwilayah Hukum Polres Salatiga, terkait segala hal menyangkut hak korban mulai dari pengurusan santunan Jasa Raharja maupun BPJS telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku” jelas AKBP Indra Mardiana.

Sebagai wujud kepedulian untuk meringankan beban bagi korban maupun keluarga, dalam kegiatan tersebut Kapolres Salatiga bersama rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako, paket buah dan bingkisan lainnya serta uang sebagai wujud tali asih dari Polres Salatiga bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Unsiyanto korban laka mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kapolres Salatiga, “kami merasa terbantu dengan gerak cepat, penanganan yang baik serta bantuan yang diberikan, sehingga walaupun saya dan istri luka berat namun masih diberi kesempatan umur panjang berkat bantuan bapak-bapak polisi” ungkapnya.

Senada dengan Unsiyanto, Kadus Cabean wetan, Djumeni mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Salatiga dan jajaran yang telah memberikan bantuan dan pelayanan kepada warganya, pasca kecelakaan.

“Saya mewakili pemerintah desa Karangduren dan keluarga bapak Unsiyanto mengucapkan terima kasih atas bantuan dan partisipasi kepada warga kami yang mengalami laka di Salatiga, semoga Bapak Kapolres dan jajaran polres Salatiga mendapatkan imbalan yang sebesar besarnya dari Allah SWT dan Polri tetap jaya selalu” ungkap Kadus Djumeni.

Kapolres Salatiga Indra Mardiana saat diwawancarai media

 

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved