URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemprov Jawa Tengah mengembangkan 300 hektare kawasan cabai untuk menjaga stabilitas harga saat musim defisit. Program ini dijalankan Dinas Pertanian bersama champion “Petarung Sejati” dan TPID di berbagai kabupaten/kota. Upaya dilakukan untuk memastikan suplai stabil melalui penanaman off season, dukungan sarpras, dan skema distribusi terstruktur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jateng Perkuat Ketahanan Cabai, Petarung Sejati Jamin 18% Stok Stabilisasi

Jateng Perkuat Ketahanan Cabai, Petarung Sejati Jamin 18% Stok Stabilisasi

Jateng Perkuat Ketahanan Cabai, Petarung Sejati Jamin 18% Stok Stabilisasi

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares saat Operasi pasar cabe rawit di Pasar Legi Solo (10/12/2025)
featured-img

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat langkah jangka panjang pengendalian harga cabai melalui konsolidasi stok dan pengembangan kawasan cabai seluas 300 hektare di berbagai kabupaten/kota. Langkah ini merupakan bagian dari strategi rutin TPID untuk memastikan suplai stabil saat musim defisit produksi pada Oktober–Desember.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menjelaskan bahwa penanaman dilakukan saat off season sehingga panen dapat dilakukan saat kebutuhan meningkat. “Tanaman cabai di berbagai sentra diproyeksikan menyuplai penjualan pada saat puncak permintaan sehingga harga tidak bergerak liar,” ungkap Defransisco.

Langkah stabilisasi diperkuat melalui kesepakatan bersama champion “Petarung Sejati”, yang telah berkomitmen mengalokasikan 18% dari produksi untuk menjaga stabilitas stok. Sunan, Ketua Champion Petarung Sejati menyebut, skema ini memberi kepastian pasar bagi petani sekaligus memperkuat cadangan pasokan TPID. “Kami mendukung stabilisasi harga dengan jaminan stok, sehingga distribusi dan penyerapan hasil petani dapat terjaga,” jelas Sunan.

Selain stok terjaga, TPID menyiapkan intervensi produktivitas melalui bantuan sarpras dan pendampingan teknis oleh Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. PT. JTAB Pangan bertindak sebagai off taker dan distributor, sementara Dinas Ketahanan Pangan memberikan subsidi harga pada beberapa titik penjualan.

Deputy Direktur KPw BI Jateng, Wahyu Dewanti menegaskan bahwa ketahanan stok adalah dasar pengendalian inflasi yang efektif. Upaya ini disebut tidak hanya mengurangi risiko lonjakan harga tetapi juga memberi kesejahteraan petani dalam rantai pemasaran yang lebih terstruktur.

Dengan kolaborasi lintas lembaga, pemprov optimistis stabilisasi pasokan cabai akan memberikan dampak signifikan bagi inflasi pangan di Jawa Tengah hingga akhir tahun.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved