URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jegg Boy & Girl Salatiga Luncurkan Layanan Motor Listrik, Rute Dalam Kota Hanya 5 Ribu Rupiah

Jegg Boy & Girl Salatiga Luncurkan Layanan Motor Listrik, Rute Dalam Kota Hanya 5 Ribu Rupiah

Jegg Boy & Girl Salatiga Luncurkan Layanan Motor Listrik, Rute Dalam Kota Hanya 5 Ribu Rupiah

featured-img

driver Jegg Girl Salatiga saat mengantar penumpang di pemkot Salatiga Selasa 16 Februari 2021

RASIKAFM – Warga kota Salatiga dalam seminggu ini disuguhi pemandanggan motor warna orange lalu lalang mengangkut penumpang dengan driver juga menggenakan jaket warna orange.

Ya… Mereka tak lain adalah driver Jegg boy dan Girl Salatiga yang kini mulai mengembangkan sepeda motor listrik untuk mengangkut penumpangnya.

Apalagi Perkembangan teknologi untuk menciptakan sarana transportasi yang ramah lingkungan sebagai tuntutan zaman semakin tak terbendung. Jegg Boy & Girl selaku operator ojek lokal di Salatiga pun mulai memanfaatkan sepeda motor listrik untuk memberi layanan kepada pelanggannya.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=r-ISllHJdlQ[/embedyt]

Pengelola Jegg Boy & Girl, Sahonoe mengatakan dalam tahap awal saat ini pihaknya baru menggunakan dua sepeda motor listrik sebagai uji coba. “Akhir bulan ini akan dikirim 10 sepeda motor listrik sebagai bentuk kerjasama dengan PT Electric Vehicle Indonesia, sekarang dalam proses pengurusan surat-surat,” jelasnya, Selasa (16/2/2021) saat ditemui rasikafm.com

Sahonoe mengungkapkan dengan penggunaan sepeda motor listrik ini, selain ramah lingkungan juga lebih murah. Jika menggunakan sepeda motor berbahan bakar minyak, per kilo tarifnya Rp 2.000. “Sementara sepeda motor listrik ini hanya Rp 1.000 per kilo. Ini karena tinggal charger, tanpa perlu BBM sehingga jika di hitung uang maka pelanggan hanya bayar 5 ribu rupiah saja untuk tarif dalam kota,” ungkap Sahonoe.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=jX3ynzcPo7I[/embedyt]

Saat ini, lanjutnya, driver aktif Jegg Boy & Girl ada 175 orang, dengan 60 persen di antaranya adalah perempuan. “Bagi perempuan sepeda motor listrik tentu lebih nyaman dikendarai, karena memang dirancang tanpa suara juga lebih pas,” tambahnya.

Jegg Boy

Dikatakan, saat ini Jegg Boy & Girl sedang dalam proses rekruitmen driver khusus untuk sepeda motor listrik. “Dengan adanya kerjasama ini maka kami berharap bisa mengurangi pengangguran akibat Covid-19,” terang Sahonoe.

Jegg Girl saat mengantarkan pelanggan dengan menggunakan. MOtor listrik

Sementara driver Jegg Boy & Girl Elva mengungkapkan dirinya merasa nyaman dengan sepeda motor listrik. “Lebih santai dikendarai, motornya tidak berat. Terpenting adalah persiapannya, harus charger motor,” terangnya. (rief)

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta