URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

PSIS akan melawan Barito Putera dalam lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 pada Sabtu (6/8/2022) pada pukul 15.30 WIB di Stadion Jatidiri. Dalam jumpa persnya, Pelatih PSIS Sergio Alexandre sudah menyiapkan skema permainan untuk menargetkan meraih 3 poin.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Laga Melawan Barito Putera, PSIS Belum Putuskan untuk Mainkan Fortes

Jelang Laga Melawan Barito Putera, PSIS Belum Putuskan untuk Mainkan Fortes

Jelang Laga Melawan Barito Putera, PSIS Belum Putuskan untuk Mainkan Fortes

Pelatih PSIS Sergio Alexandre saat jumla pers jelang laga lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 melawan Barito Putera di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (5/8/2022).
Pelatih PSIS Sergio Alexandre saat jumla pers jelang laga lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 melawan Barito Putera di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (5/8/2022).
Featured Image

SEMARANG – PSIS akan melawan Barito Putera dalam lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 pada Sabtu (6/8/2022) pada pukul 15.30 WIB di Stadion Jatidiri. Dalam jumpa persnya, Pelatih PSIS Sergio Alexandre sudah menyiapkan skema permainan untuk menargetkan meraih 3 poin.

Akan tetapi, lanjut Sergio, pada pertandingan esok hari, dirinya belum memutuskan untuk memainkan striker andalannya yaitu Carlos Fortes. Mengingat pemain asal Portugal ini sedang menjalani masa pemulihan akibat cidera ketika melawan Arema FC di Piala Presiden 2022 meskipun sudah bergabung dalam sesi latihan.

“Carlos Fortes sudah berlatih, namun keputusan akan diambil besok apakah bermain dari awal atau bermain dengan menit sedikit atau tidak bermain itu keputusan ada di besok. Namun kami siap buat besok dan persiapan kami sudah maksimal siap meraih poin penuh,” ujar Sergio dalam jumpa pers Jumat (5/8/2022).

Sergio menambahkan, sejauh ini dirinya memang banyak melakukan perubahan formasi. Hal itu dilakukan karena melihat kebutuhan tim yang sedang bermasalahan khususnya di lini depan karena absennya Carlos Fortes.

“Di Piala Presiden kami sudah menemukan role model. Tapi setelah absennya Fortes permainan jadi berubah. Intinya dalam melakukan perubahan saya tahu bagaimana karakter pemain saya,” ucapnya.

Sedangkan untuk Barito Putera, Sergio mengakui, bahwa tim tersebut cukup bagus. Meskipun sempat kalah banyak di pertandingan awal, namun di pertandingan kedua mereka bangkit.

“Kami sudah menganalisa permainan mereka dan sudah punya strategi khusus,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS yakni Wawan Februyanto menyatakan siap untuk bertanding. Dirinya berharap tim Laskar Mahesa Jenar bisa meraih poin penuh saat menjamu tim tamu.

“Kami sudah siap untuk bertanding. Target kami menang,“ imbuhnya.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved