KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Pemilu 2024, Pemprov Jateng Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Jelang Pemilu 2024, Pemprov Jateng Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Jelang Pemilu 2024, Pemprov Jateng Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan stakeholder lokal menggelar Deklarasi Pemilu Damai. Acara ini, berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang pada Minggu (26/11/2023), dihadiri oleh Forkompimda, pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai komunitas.
Foto: Dok./ IST
Forkompimda, pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai komunitas saat deklarasi pemilu damai di GOR Jatidiri, Semarang. Minggu (26/11/2023).

Semarang Dalam persiapan menghadapi tahapan kampanye Pemilu 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bersama stakeholder setempat, menggelar Deklarasi Pemilu Damai. Acara yang dihadiri Forkompimda, pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai komunitas ini berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang. Minggu (26/11/2023).

Catur Satya Pemilu Damai: Komitmen Bersama Menuju Luber Jurdil

Dalam deklarasi tersebut, empat poin utama atau Catur Satya dipaparkan bersama-sama oleh seluruh unsur yang hadir. Pertama, fokus pada mewujudkan Pemilu 2024 yang berkualitas, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil). Kedua, menaati peraturan pemilu dan pemilihan serentak 2024 serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Ketiga, menghormati perbedaan pilihan politik dan menggunakan media sosial secara bijak. Keempat, berpartisipasi aktif menciptakan Jawa Tengah yang kondusif, damai, dan toleran untuk menyukseskan pemilu.

Pj Gubernur Jateng: Pemilu Damai Adalah Harapan Bersama

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, mengungkapkan harapannya agar pemilu di Jawa Tengah berlangsung damai dan aman. Dia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat selama pelaksanaan pemilu dan pemungutan suara.

Nana Sudjana mendesak agar Catur Satya deklarasi pemilu damai disosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pimpinan partai diminta untuk mengimplementasikan deklarasi tersebut dalam setiap tahapan pemilu, termasuk kampanye, hari tenang, dan pemungutan suara.

Kapolda Jateng: Operasi Mantap Brata untuk Pemilu Damai

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa deklarasi pemilu damai merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata. Ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan cooling system agar pemilu berjalan damai. Irjen Pol Luthfi juga menjelaskan persiapan pengamanan, dengan menyediakan 22 ribu pasukan TNI-POLRI yang tersebar di 117 ribu TPS se-Jawa Tengah, menghadapi pemilu dan pemilihan serentak 2024.

Dengan langkah-langkah ini, Jawa Tengah berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilu yang aman, damai, dan mengutamakan keselamatan serta kebebasan berpendapat bagi seluruh masyarakat.

Kabar Terkini

POPULER

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
[pekok2]