URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Menghindari kejadian tahun lalu, guru-guru dan kepala sekolah di SD Negeri Sugihan 03 Tengaran, Kabupaten Semarang dengan semangat membagikan brosur pendaftaran peserta didik baru (PPDB) kepada warga sekitar. Dalam upaya untuk mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2023, mereka melakukan pendekatan door to door.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kepala SDN Sugihan 3 ini Blusukan Sawah dan Kebun Demi Mendapatkan Siswa

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kepala SDN Sugihan 3 ini Blusukan Sawah dan Kebun Demi Mendapatkan Siswa

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kepala SDN Sugihan 3 ini Blusukan Sawah dan Kebun Demi Mendapatkan Siswa

Guru di SD Negeri Sugihan 03 Tengaran, saat bagikan brosur pendaftaran peserta didik baru (PPDB) ke warga sekitar.
Guru di SD Negeri Sugihan 03 Tengaran, saat bagikan brosur pendaftaran peserta didik baru (PPDB) ke warga sekitar.
Featured Image

RASIKAFM.COM | TENGARAN - Tidak ingin kejadian tahun lalu terulang kembali, sejumlah guru dengan didampingi Kepala sekolah di SD Negeri Sugihan 03 Tengaran, Kabupaten Semarang dengan semangat membagikan brosur pendaftaran peserta didik baru (PPDB) ke warga sekitar.

Mereka melakukan hal itu karena pada tahun ajaran 2022 lalu, Sekolah ini tidak mendapatkan siswa sama sekali.

Kepala Sekolah SD Negeri Sugihan 03 Septina Ika Kadarsih, S.Pd., M.Pd, mengatakan banyak cara yang dilakukan pihaknya agar tahun ajaran 2023 ini bisa mendapatkan siswa baru. Salah satunya membagikan brosur secara door to door.

“Tadi kami bersama guru membagikan brosur kepada warga sekitar. Ke rumah-rumah sampai ke sawah dan kebun juga. Harapannya mereka bisa memberitahu ke keluarga atau tetangga yang memiliki anak usia SD untuk masuk ke SD Sugihan 03,” jelas Ika Rabu (7/6/2023).

Ika mengaku, ada suka duka selama menjalani proses pencarian siswa baru lewat door to door itu. Misalnya ada orang tua yang setuju menyekolahkan anaknya di SDN Sugihan 03 tapi ternyata sang anak menolak dengan alasan jauh, padahal dari pihak sekolah sudah menyediakan dua paket seragam.

“Ya ada kejadian seperti itu, karena memang kendala utama sekolahan kami adalah lokasinya yang jauh dari pemukiman warga, dan harus melewati persawahan yang luas,” beber mantan guru Olah Raga ini.

Selain menawarkan dua stel seragam, pihaknya juga telah menyediakan mobil jemputan bagi siswa yang rumahnya cukup jauh.

Pihaknya mengaku jika Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang juga telah membantu sekolah tersebut untuk mendapatkan siswa.

Kepala SD Negeri Sugihan 03 Septina Ika Kadarsih, saat ikut membagikan brosur PPDB di sawah | Foto: dok Tya

Berdasarkan data sementara sekolah, hingga rabu (7-6- 23) dari Berbagai langkah yang telah dilakukan oleh para guru di SDN Sugihan 03 Tengaran untuk mendapatkan siswa itu membuahkan hasil. Saat ini sudah ada enam siswa baru di tahun ajaran 2023 ini yang akan bersekolah di SDN Sugihan 3. Pihak sekolah berharap jumlah ini bisa bertambah.

“Ada 6 siswa baru saat ini, padahal jika dilihat dari kapasitas kelas kami ini bisa menampung lebih dari 28 siswa. Tapi tahun ini ada 6 kami sudah bersyukur, kedepan kami akan terus melakukan upaya untuk mendapatkan siswa baru lagi dengan cara yang sama yakni door to door ini dan membagikan dua paket seragam kepada warga yang memiliki anak usia Sekolah Dasar,” tandasnya.

Sementara itu berbagai upaya keras terus dilakukan oleh pihak sekolah, selain menyediakan mobil jemputan, dan memberikan seragam gratis 2 stel kini juga ada pelajaran tambahan mengaji, berupa belajar tajwid huruf hijaiyyah, hafalan surat- surat pendek dan Rebana. Bahkan untuk mendukung program P5 saat ini sekolah menyediakan lahan untuk praktek pertanian dan pelatihan beternak bebek.

Suasana pembagian brosur ppdb

BACA JUGA :

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved