RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jelang Valentine, Penjualan Coklat LATTE Asli Salatiga Ini Meningkat

Jelang Valentine, Penjualan Coklat LATTE Asli Salatiga Ini Meningkat

Jelang Valentine, Penjualan Coklat LATTE Asli Salatiga Ini Meningkat

Tanggal 14 Februari dikenal sebagai Hari Valentine atau Valentine Day. Karena Hari itu juga dikenal dengan hari kasih sayang dan selalu identik dengan coklat.

Bahkan Valentine tanpa coklat rasanya kurang lengkap, karena tradisi ini sudah berjalan sejak lama, Di Indonesia sendiri entah siapa yang memulai perayaan tradisi asal Roma. Hal ini Membuat keberadaan coklat saat ini banyak dicari orang sehingga menjadikan coklat sebagai salah satu hadiah dalam merayakan Valentine. Berbagai toko dan gerai penjualan coklat di tanah air meningkat. Tak terkecuali yang terjadi di wilayah kota Salatiga,

Hal inilah justru yang membawa berkah bagi usaha pembuatan coklat milik Umi Jamilah 42 warga Kradenan RT 2, RW 6 Tingkir Lor Salatiga.

Hasil olahan warga Tingkir Salatiga yang diberi nama Coklat Latte ini cukup digemari, dengan bahan baku utama 60% coklat dan 40% tempe. Coklat LATTE sudah mulai merambah di berbagai toko dan juga Hypermarket yang ada di wilayah Salatiga.

kepada Rasika FM, Umi mengaku menjelang Valentine ini penjualan di tempatnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan, ia mencontohkan jika tiap hari dirinya hanya mampu menjual sekitar 100 sampai 150 batang namun sejak awal Februari lalu rata-rata penjualnya lebih dari 200 batang per harinya dengan harga 6000 per batangnya “saya senang karena saat ini sebagian warga Salatiga sudah mulai mengenal produk yang Saya buat, apalagi harganya terjangkau” papar ibu satu anak ini.

Umi Jamilah saat diwawancarai Rasika

Pantauan Rasika keberadaan coklat LATTE milik Umi yang memiliki 3 varian rasa tersebut meski berada di pinggiran Salatiga namun pemasarannya cukup luas, karena melalui online. Selain menyediakan Latte coklat, Umi juga menjual makanan lainnya berbahan kedelai, seperti bollen dan susu kedelai.

Umi mengaku nama Coklat Latte berasal dari coklat dan tempe. “bahan bakunya dari coklat dan tempe, komposisinya 60 persen coklat dan 40 persen tempe, kemudian saya beri nama coklat LATTE” pungkasnya.

Sementara itu bagi Silvia Ananta kelas 9 di salah satu SMP Negeri di Salatiga mengaku senang karena bisa mendapatkan coklat jelang Valentine dengan harga miring “meski murah harganya namun coklat Latte rasanya tidak kalah dengan merk yang sudah ada dipasaran, apalagi ada kandungan kedelai sehingga tidak bikin gemuk” kata Silvia

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana