RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang akan melaksanakan program pangan aman. Sejumlah desa, pasar dan sekolah akan menjadi lokasi program ini. Yakni Desa Kenteng Kecamatan Bandungan dan Desa Rejosari Kecamatan Jambu untuk dijadikan lokasi program Desa Pangan Aman. Sedangkan dua pasar yakni Pasar Bandungan dan Pasar Warung Lanang, Ambarawa akan menjadi Pasar Pangan Aman berbasis komunitas.
“Kami sangat berterima kasih atas komitmen Pemkab Semarang menjalankan salah satu kegiatan prioritas nasional ini,” ungkap Kepala BBPOM Semarang, Lintang Purba Jaya saat acara Advokasi Keterpaduan Keamanan Pangan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini.
Selain desa dan pasar, lanjut Lintang, juga terdapat 43 sekolah yang akan mengikuti program pangan aman jajanan anak sekolah.
“Program ini harus sudah dilaksanakan maksimal akhir tahun 2024. Tapi untuk pengawalan selama dua tahun ke depan,” sambungnya.
Sementara Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto saat membacakan sambutan tertulis Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) ini dapat meningkatkan standar keamanan pangan. Sehingga Masyarakat dapat mengkonsumsi makanan yang sehat dan aman.
“Gerakan ini untuk mengurangi risiko cemaran fisik, kimia dan biologi pada makanan yang dikonsumsi masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan pemberdayaan komunitas yakni ibu rumah tangga, remaja, guru, siswa, penjaja makanan di kantin sekolah serta pedagang pasar harus dilakukan secara intensif. Sehingga gerakan ini dapat berhasil mencapai tujuan.
Sebagai informasi, peserta advokasi berasal dari perwakilan OPD, para Kepala Desa dan perwakilan pengelola pasar yang dijadikan lokasi pelaksanaan program. Sedangkan para pengelola sekolah mengikuti acara secara daring. Pada acara itu pula dilakukan penandatanganan berita acara komitmen pelaksanaan program pangan aman BPPOM itu oleh Sekda dan Kepala BBPOM serta para pengelola lokasi program. (win/Diskominfo Kabupaten Semarang)


