URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025, melibatkan truk muatan susu, truk es krim, dan empat sepeda motor. Insiden ini melibatkan pengemudi truk bernama Achmad Al Musthofa asal Tulungagung dan ditangani oleh Satlantas Polres Salatiga yang dipimpin AKP Darmin. Peristiwa terjadi di turunan dekat Taman Kota Salatiga, Jawa Tengah. Diduga kecelakaan disebabkan oleh rem blong pada truk muatan susu yang kehilangan kendali saat melaju di jalan menurun, hingga menabrak kendaraan lain di depannya

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kaget Bus Putar Balik, Truk Susu Tabrak Truk Es Krim dan 4 Sepeda Motor, 4 Orang Luka

Kaget Bus Putar Balik, Truk Susu Tabrak Truk Es Krim dan 4 Sepeda Motor, 4 Orang Luka

Kaget Bus Putar Balik, Truk Susu Tabrak Truk Es Krim dan 4 Sepeda Motor, 4 Orang Luka

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025, melibatkan truk muatan susu, truk es krim, dan empat sepeda motor. Insiden ini melibatkan pengemudi truk bernama Achmad Al Musthofa asal Tulungagung dan ditangani oleh Satlantas Polres Salatiga yang dipimpin AKP Darmin. Peristiwa terjadi di turunan dekat Taman Kota Salatiga, Jawa Tengah. Diduga kecelakaan disebabkan oleh rem blong pada truk muatan susu yang kehilangan kendali saat melaju di jalan menurun, hingga menabrak kendaraan lain di depannya
Foto Arief Rasika
Sejumlah kendaraan yang mengalami kerusakan setelah mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Sabtu (31/5/2025).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (31/5/2025) pagi. Musibah Kecelakaan yang terjadi di turunan Taman Kota Salatiga itu melibatkan truk muatan susu dengan truk es krim dan empat sepeda motor. Diduga, kecelakaan dipicu kendaraan truk susu yang mengalami rem blong di jalan dengan kontur menurun tersebut.

‎‎Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Darmin menjelaskan kecelakaan beruntun di JLS Salatiga itu bermula saat ada sebuah bus yang akan putar balik di depan taman kota. Kemudian di belakangnya ada beberapa pengendara sepeda motor, truk muatan es krim.

‎”Dan di belakangnya lagi ada truk yang menjadi sebab kecelakaan. Truk muatan susu. Pada saat kejadian truk tang muatan susu bernopol AG-8656- UT yang dikemudikan Achmad Al Musthofa, warga Tulungagung melaju ke arah Kecandran. Di lokasi kejadian truk tidak bisa mengendalikan laju kendaraan [rem blong]. Sehingga menabrak truk boks dan sepeda motor yang ada di depannya,” terang AKP Darmin.

‎Kerasnya benturan menyebabkan truk boks muatan es krim bernomor polisi AD-9317-KF dan beberapa sepeda motor ikut terdorong hingga akhirnya berhenti parit kebun milik warga.

‎”Kendaraan baru bisa berhenti di parit kebun warga yang berada di samping jalan,” jelas AKP Darmin.

‎Dia menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun ada empat orang yang mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan perawatan di RSUD Salatiga.

‎”Untuk korban ada empat orang, dua mengalami fraktur (patah tulang) dan dua luka ringan. Untuk korban meninggal di tempat tidak ada,” ungkapnya.

‎Seusai kejadian petugas melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak mengalami kemacetan.

‎”Untuk pengemudi kendaraan berat hendaknya lebih berhati-hati dan selalu mengecek kondisi kendaraannya. Sebab jalur JLS memang banyak turunan,” imbau Kasat Lantas.

Kasat lantas, Darmin berikan keterangan media  soal Laka JLS

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved