KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Keberadaan Kampung Singkong yang berada di Kota Salatiga mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

Pemberian Penghargaan dengan nomor urut ke 792 tersebut atas upaya rekor pembuatan dan penyajian gethuk singkong terbanyak. Dilokasi Kampung singkong Jalan Argowiyoto, kampung Ngaglik Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga.

Kepada Rasika FM ketua Umum Leprid, Paulus Pangka mengatakan bahwa dalam rangka Festival kampung singkong Salatiga pihaknya memberi penghargaan atas makanan dari olahan singkong terbanyak di Indonesia.

“Kampung ini menciptakan suatu rekor baru dan dicatat oleh Leprid yaitu pembuatan dan penyajian gethuk singkong berjumlah 2022 gethuk,” Kata ketua Umum Leprid, Paulus Pangka (3/12/2022).

Ia mengaku jumlah 2022 gethuk ini sebagai simbol bahwa rekor ini berada di penghujung tahun 2022.

Menurutnya rekor ini dapat menginspirasi banyak orang untuk Kota Salatiga menjadi salah satu kota kuliner di Indonesia.

“Rekor ini dapat membanggakan apalagi Kota Salatiga merupakan salah satu pusat kuliner Indonesia,” tambah Pendiri Leprid ini.

Pemilihan gethuk ini karena di Indonesia memiliki berbagai macam sumber pangan seperti singkong.

“sementara ini Kita selalu berorientasi kalau makan harus dari olahan beras, namun bukan lagi jamannya, di Indonesia memiliki sumber pangan lain termasuk singkong,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kampung Singkong, Toni Anandya Wicaksono mengaku festival ini menjadi mimpi dari paguyuban kampung Singkong yang terdiri dari 38 UMKM.

UMKM-UMKM tersebut semua mengolah dari bahan dasar singkong.

“Tahun 2022 ini menjadi pijakan kami yang nantinya bisa kita teruskan di tahun-tahun ke depan, kegiatan ini salah satunya ada pemecahan rekor LEPRID,” kata Toni.

Dalam pemecahan rekor ini, membutuhkan bahan dasar singkong sebanyak 200 kilogram.

Selain singkong ada juga bahan pendukung lainnya seperti kelapa, gula, garam, vanili dan lainnya.

“Uniknya teman-teman UMKM gethuk disini kalau ditanya racikannya tidak pernah menakar, tapi rasanya bisa sama. Nah itu hebatnya teman-teman disini ilmu titen mas,” ungkapnya.

Ket.Video:
– Ketua Leprid, Paulus Pangka Saat mencatatkan rekor ke 792 difestival Kampung Singkong
– Paulus Pangka Saat diwawancarai Rasika
– Tony Ananda saat diwawancarai media

 

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]