KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Kampung Singkong Kota Salatiga Dapat Penghargaan Dari Leprid. Apa Kelebihanya?

Keberadaan Kampung Singkong yang berada di Kota Salatiga mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

Pemberian Penghargaan dengan nomor urut ke 792 tersebut atas upaya rekor pembuatan dan penyajian gethuk singkong terbanyak. Dilokasi Kampung singkong Jalan Argowiyoto, kampung Ngaglik Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga.

Kepada Rasika FM ketua Umum Leprid, Paulus Pangka mengatakan bahwa dalam rangka Festival kampung singkong Salatiga pihaknya memberi penghargaan atas makanan dari olahan singkong terbanyak di Indonesia.

“Kampung ini menciptakan suatu rekor baru dan dicatat oleh Leprid yaitu pembuatan dan penyajian gethuk singkong berjumlah 2022 gethuk,” Kata ketua Umum Leprid, Paulus Pangka (3/12/2022).

Ia mengaku jumlah 2022 gethuk ini sebagai simbol bahwa rekor ini berada di penghujung tahun 2022.

Menurutnya rekor ini dapat menginspirasi banyak orang untuk Kota Salatiga menjadi salah satu kota kuliner di Indonesia.

“Rekor ini dapat membanggakan apalagi Kota Salatiga merupakan salah satu pusat kuliner Indonesia,” tambah Pendiri Leprid ini.

Pemilihan gethuk ini karena di Indonesia memiliki berbagai macam sumber pangan seperti singkong.

“sementara ini Kita selalu berorientasi kalau makan harus dari olahan beras, namun bukan lagi jamannya, di Indonesia memiliki sumber pangan lain termasuk singkong,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kampung Singkong, Toni Anandya Wicaksono mengaku festival ini menjadi mimpi dari paguyuban kampung Singkong yang terdiri dari 38 UMKM.

UMKM-UMKM tersebut semua mengolah dari bahan dasar singkong.

“Tahun 2022 ini menjadi pijakan kami yang nantinya bisa kita teruskan di tahun-tahun ke depan, kegiatan ini salah satunya ada pemecahan rekor LEPRID,” kata Toni.

Dalam pemecahan rekor ini, membutuhkan bahan dasar singkong sebanyak 200 kilogram.

Selain singkong ada juga bahan pendukung lainnya seperti kelapa, gula, garam, vanili dan lainnya.

“Uniknya teman-teman UMKM gethuk disini kalau ditanya racikannya tidak pernah menakar, tapi rasanya bisa sama. Nah itu hebatnya teman-teman disini ilmu titen mas,” ungkapnya.

Ket.Video:
– Ketua Leprid, Paulus Pangka Saat mencatatkan rekor ke 792 difestival Kampung Singkong
– Paulus Pangka Saat diwawancarai Rasika
– Tony Ananda saat diwawancarai media

 

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis