URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolda Jateng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021

Kapolda Jateng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021

Kapolda Jateng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021

featured-img
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun ajaran 2021 di SPN Polda Jateng Purwokerto, Senin (26/7/2021).

RASIKAFM – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun ajaran 2021 di SPN Polda Jateng Purwokerto, Senin (26/7/2021).

Sebanyak 960 siswa Bintara dengan dengan rincian asal pengiriman dari Polda Jateng sebanyak 590 siswa dan dari Polda Papua Barat 370 siswa yang akan mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jateng Purwokerto.

Pada kesempatan tersebut Luthfi membacakan amanat dari Kalemdiklat Polri  pada pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2021.

Lutfi mengatakan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021 dilaksanakan secara tatap muka atau on campus dengan pertimbangan berhasilnya pendidikan on campus yang lalu dalam mengelola seminimal mungkin penularan dan penyebaran covid-19 selama pendidikan berlangsung.

“Disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi baik untuk serdik, gadik dan para pelayan, pengasuh dan keluarga besar kampus akan terus digelorakan, kita juga telah pastikan fasilitas pendidikan dan asrama telah memenuhi disiplin prokes, fasilitas dan alat-alat kesehatan juga telah disiapkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/7/2021).

Keputusan diselenggarakannya pendidikan secara on campus, kata Luhfi, tujuanya agar terpenuhinya kompetensi lulusan bintara polri yang diharapkan. Kompetensi para bintara polri sangat menentukan wajah dari pelayanan polri.

“Karena 75% komposisi personil polri terdiri atas para bintara yang merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,”terangnya.

Secara khusus untuk pertama kalinya Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021 akan menerapkan penguatan kurikulum baru yang telah diresmikan oleh Kapolri yaitu Kurikulum Presisi.

“Penguatan kurikulum ini disusun untuk menjawab tantangan polri yang kekinian dan lebih kompleks,”katanya.

Secara keseluruhan Polri akan menyelenggaran Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021 dengan jumlah peserta didik reguler sebanyak 10.650 siswa dan sejumlah 4. 636 peserta didik dari sumber hibah yang berasal dari Papua, Papua Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Jawa Timur sehingga jumlahnya menjadi 15. 286 siswa calon bintara terdiri dari 14.609 pria dan 677 wanita.

Sebagai informasi, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2021 akan berlangsung selama 5 (lima) bulan kedepan dan diselenggarakan di 36 Satdik (Satuan Pendidik).

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved