URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengemudi bus, Kristianto (57) warga Salatiga mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat truk trailer yang hilang kendali. Saat kejadian dirinya hendak melaju dari arah Jerakah (Selatan) menuju ke Cangkiran (Utara) sedang membawa beberapa penumpang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kata Supir Bus Yang Ditabrak Truk Kontainer Di Mijen: Bawa Delapan Penumpang, Untung Selamat

Kata Supir Bus Yang Ditabrak Truk Kontainer Di Mijen: Bawa Delapan Penumpang, Untung Selamat

Kata Supir Bus Yang Ditabrak Truk Kontainer Di Mijen: Bawa Delapan Penumpang, Untung Selamat

featured-img

SEMARANG – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan RM Hadi Soebeno atau tepatnya di depan PT. Eswin Mandiri, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 14.50 WIB.

Kejadian berujung maut itu melibatkan tiga kendaraan diantaranya truk kontainer, sepeda motor dan bus. Akibatnya pengendara roda dua bernama Anisa (36) warga Dusun Sasak, Kabupaten Kendal meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami luka parah dibagian kepala.[irp posts=”29925″ name=”Penjelasan Polisi Kecelakaan Beruntun Berujung Maut Di Mijen”]

Pengemudi bus, Kristianto (57) warga Salatiga mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat truk trailer yang hilang kendali. Saat kejadian dirinya hendak melaju dari arah Jerakah (Selatan) menuju ke Cangkiran (Utara) sedang membawa beberapa penumpang.

“Bawa delapan penumpang untung selamat. Saya juga hanya lecet dan syok saja,” ujarnya dilokasi.

Ia menyebut kejadian itu berawal dari Truk kontainer yang meluncur dari arah selatan ke utara dengan posisi truk hendak keluar dari kawasan pabrik mebel PT. Eswin Mandiri. Kondisi akses jalan pabrik ke jalan raya menurutnya memang memiliki konturnya yang menurun.

“Ga tahu kenapa tiba-tiba truk meluncur tak terkendali dari dalam pabrik lalu menabrak bus saya. Begitupun motor Beat korban juga  tertabrak yang sedang melintas di jalan raya depan pabrik,” pungkasnya.

Ia kaget saat truk trailer menghantam busnya yang ketika kejadian membawa delapan penumpang. Akibat ditabrak trailer, bus keluar  jalur dan terperosok ke dalam selokan jalan.

“Ga tahu kenapa ga di rem (truknya). Apa blong juga ga tahu,” bebernya

“Motor korban melaju berlawanan dari arah saya sehingga masuk ke kolong truk,” tambahnya.

Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa oleh Satlantas Polrestabes Semarang. Posisi akhir truk melintang menutup jalan mencium bodi bus yang bersandar di pagar pinggir jalan. Motor Beat milik korban meninggal dunia terhempas hancur di depan truk kontainer berjarak sekira 7 meter.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, korban yang meninggal dilokasi kejadian langsung di bawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut.

Ia menerangkan, kejadian itu bermula ketika truk bernomor polisi H-1885-FH berjalan dari arah Timur (PT. Eswin Mandiri ) ke arah Barat atau Jalan RM Hadi Soebeno. Kemudian, truk warna hijau yang dikemudikan Supriyanto (40) warga Tanjungmas, Semarang Utara itu tiba-tiba diduga mengalami mesin mati.

“Diduga mesin dalam keadaan mati didalam Pabrik dan kondisi jalan menurun. Pengemudi sudah berusaha menyalakan mesin namun tidak bisa,” tuturnya.

Selanjutnya, karena tidak bisa mengendalikan truknya, kemudian terjadi kecelakaan dengan motor beat bernomor polisi H-5639-SU dan bus bernomor polisi H-1473-BM.

“Kecelakaan dengan pemotor yang berjalan dari arah Utara (Jerakah) kearah Selatan (Cangkiran) dan Bus yang berjalan dari arah Selatan (Cangkiran) kearah Utara (Jerakah),” tuturnya.

Saat ini kejadian tersebut sedang dalam penanganan Satlantas Polretabes Semarang.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara