RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.
Peristiwa kebakaran hebat melanda kandang sapi milik Suwardi Wakiri di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada Rabu tanggal 28 November 2023 malam. Insiden ini menyebabkan kerugian sekitar 40 juta rupiah dan satu ekor sapi betina menjadi korban. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, namun, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga menjadi faktor pemicu cepatnya penyebaran api.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kebakaran Menghanguskan Kandang di Susukan, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Kebakaran Menghanguskan Kandang di Susukan, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Kebakaran Menghanguskan Kandang di Susukan, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.
Foto dok IST
Kandang sapi milik Suwardi Wakiri yang terbakar.
featured-img

RASIKAFM.COM | SUSUKAN – Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada Rabu (28/11/2023) malam.

Kandang milik Suwardi Wakiri (50), warga setempat ludes terbakar dan meninggalkan kerugian mencapai Rp 40 juta.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, tetapi tumpukan jerami di sekitar kandang diduga menjadi faktor pemicu cepatnya penyebaran api.

Komandan Regu C Pos Pemadam Kebakaran (PMK) Tengaran, Sutomo, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.10 WIB dan langsung merespons dan menuju ke lokasi.

“Mendapati informasi itu, kita menghubungi unit Getasan, dan dari Kasi Damkar memerintahkan Unit Bringin untuk menuju ke lokasi,”katanya.

Menurutnya, pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dan mencegahnya menjalar ke bangunan lain, termasuk padat pemukiman di sekitarnya.

“Unit damkar Getasan dan Bringin dikerahkan sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lainya,”jelasnya.

“Selain kandang, satu ekor sapi betina juga menjadi korban dalam peristiwa ini,”ucapnya.

Pantauan dilokasi, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat, memastikan bahwa api dapat dipadamkan dengan efektif. Saat ini, pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran untuk mencegah terjadinya insiden serupa.

Komandan Regu C PMK Tengaran, Sutomo

BACA JUGA :

Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.
Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran setelah dibantu seorang tukang ojek dan diamankan di Polsek Ungaran. Kepolisian kemudian berkoordinasi hingga korban kembali bertemu keluarganya serta mengimbau wisatawan lebih waspada saat bepergian bersama lansia dan anak-anak.
Hilang Saat Wisata di Celosia, Seorang Kakek Ditemukan Tukang Ojek di Alun-alun Lama Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar