KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

Sejak didirikan pada H- 7 lebaran keberadaan pos pantauan lebaran 2022 yang ada di Simpang 4 pasar Rejosari Salatiga atau sering disebut dengan Pasar Sapi,kini menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi dari sekian banyak pos yang ada di wilayah Salatiga hanya pos Rejosarilah yang mempunyai bentuk unik serta enak Dipandang, karena jika biasanya posko didirikan dengan menggunakan triplek atau seng serta banyak iklan dan MMT namun di posko Rejosari tersebut didirikan menyerupai Joglo dari kayu jati sehingga enak dilihat.

Kepada Rasika FM, Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono mengatakan, jika pendirian pos pantau ini untuk mendukung pelaksanaan arus mudik dan balik di wilayah Salatiga dari Polsek Sidomukti. “diwilayah Polsek Sidomukti ada dua pos yakni di pasar Rejosari dan di perempatan kecandran, Saya berharap dengan pendirian pos ini dapat menarik warga masyarakat untuk singgah maupun istirahat” ungkap Kapolsek.

Dirinya menambahkan saat ini pihaknya bekerjasama dengan Polres Salatiga Tengah mengadakan lomba foto pos pantau pos pelayanan pasar Rejosari 2022, yang terbuka bagi umum dengan hadiah jutaan rupiah.

Kurnianto menambahkan saat ini keberadaan pos cukup viral dimedsos, keberadaan pos pada pagi sore dan malam hari sering dijadikan objek foto bagi nitizen untuk sekedar mengabadikan pos yang unik, bahkan banyak di antara mereka banyak yang mengikuti lomba foto Polres Salatiga ini.

Kapolsek menjamin hasil penjurian poto ini akan dilakukan oleh mereka yang profesional dan yang netral, karena pihaknya bekerjasama dengan komunitas Poto Salatiga.

Galang misalnya pemilik akun Instagram @galangpms ini mengaku keberadaan pos sangat menarik untuk dijadikan objek foto dan juga DP dari profil wa “saya bersama teman saya foto disini untuk kenang kenangan apalagi Tahun depan saya sudah kuliah di luar kota sehingga tentu akan rindu jika kembali ke wilayah Salatiga” ungkap warga dari Tingkir Salatiga ini.

Kapolsek dan anggota saat berpose di depan pos Rejosari

Seperti diketahui, dalam rangka mendukung operasi Kepolisian terpusat “Ketupat Candi 2022” dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, Polsek Sidomukti Polres Salatiga Polda Jawa Tengah mendirikan Pos Pantau di Pasar Tradisional Rejosari Jalan Hasanudin Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Salatiga.

Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono, SE MM mengerahkan anggotanya untuk mendirikan Pos Pantau di Pasar Rejosari Salatiga dalam rangka mendukung Operasi Ketupat Candi 2022, selain bersama anggota juga dibantu oleh tenaga ahli tukang dari warga.

Kapolsek Sidomukti saat memberikan kepada RasikaFM

“Bahwa dalam rangka mendukung operasi terpusat Ketupat Candi 2022 kami bersama anggota mendidirikan Pos Pantau di Pasar Rejosari yang nantinya akan ditempati petugas pam untuk melakukan pantauan arus mudik Idul Fitri 1443 H, dengan didirikan Pos ini diharapkan pemudik bisa merasakan aman dan nyaman dalam perjalanan” tutup Kapolsek Sidomukti.

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh @polseksidomukti

 

Penggumuman lomba oleh Polres

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]