URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono mengatakan, jika pendirian pos pantau ini untuk mendukung pelaksanaan arus mudik dan balik di wilayah Salatiga dari Polsek Sidomukti. "diwilayah Polsek Sidomukti ada dua pos yakni di pasar Rejosari dan di perempatan kecandran, Saya berharap dengan pendirian pos ini dapat menarik warga masyarakat untuk singgah maupun istirahat" ungkap Kapolsek.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

Keberadaan Pos Pantau Pasar Rejosari Menarik, Membuat Pemudik Banyak Lakukan Swa Poto Sampai Ikut Lomba

featured-img

Sejak didirikan pada H- 7 lebaran keberadaan pos pantauan lebaran 2022 yang ada di Simpang 4 pasar Rejosari Salatiga atau sering disebut dengan Pasar Sapi,kini menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi dari sekian banyak pos yang ada di wilayah Salatiga hanya pos Rejosarilah yang mempunyai bentuk unik serta enak Dipandang, karena jika biasanya posko didirikan dengan menggunakan triplek atau seng serta banyak iklan dan MMT namun di posko Rejosari tersebut didirikan menyerupai Joglo dari kayu jati sehingga enak dilihat.

Kepada Rasika FM, Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono mengatakan, jika pendirian pos pantau ini untuk mendukung pelaksanaan arus mudik dan balik di wilayah Salatiga dari Polsek Sidomukti. “diwilayah Polsek Sidomukti ada dua pos yakni di pasar Rejosari dan di perempatan kecandran, Saya berharap dengan pendirian pos ini dapat menarik warga masyarakat untuk singgah maupun istirahat” ungkap Kapolsek.

Dirinya menambahkan saat ini pihaknya bekerjasama dengan Polres Salatiga Tengah mengadakan lomba foto pos pantau pos pelayanan pasar Rejosari 2022, yang terbuka bagi umum dengan hadiah jutaan rupiah.

Kurnianto menambahkan saat ini keberadaan pos cukup viral dimedsos, keberadaan pos pada pagi sore dan malam hari sering dijadikan objek foto bagi nitizen untuk sekedar mengabadikan pos yang unik, bahkan banyak di antara mereka banyak yang mengikuti lomba foto Polres Salatiga ini.

Kapolsek menjamin hasil penjurian poto ini akan dilakukan oleh mereka yang profesional dan yang netral, karena pihaknya bekerjasama dengan komunitas Poto Salatiga.

Galang misalnya pemilik akun Instagram @galangpms ini mengaku keberadaan pos sangat menarik untuk dijadikan objek foto dan juga DP dari profil wa “saya bersama teman saya foto disini untuk kenang kenangan apalagi Tahun depan saya sudah kuliah di luar kota sehingga tentu akan rindu jika kembali ke wilayah Salatiga” ungkap warga dari Tingkir Salatiga ini.

Kapolsek dan anggota saat berpose di depan pos Rejosari

Seperti diketahui, dalam rangka mendukung operasi Kepolisian terpusat “Ketupat Candi 2022” dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, Polsek Sidomukti Polres Salatiga Polda Jawa Tengah mendirikan Pos Pantau di Pasar Tradisional Rejosari Jalan Hasanudin Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Salatiga.

Kapolsek Sidomukti Kompol Kurnianto Seco Hariyono, SE MM mengerahkan anggotanya untuk mendirikan Pos Pantau di Pasar Rejosari Salatiga dalam rangka mendukung Operasi Ketupat Candi 2022, selain bersama anggota juga dibantu oleh tenaga ahli tukang dari warga.

Kapolsek Sidomukti saat memberikan kepada RasikaFM

“Bahwa dalam rangka mendukung operasi terpusat Ketupat Candi 2022 kami bersama anggota mendidirikan Pos Pantau di Pasar Rejosari yang nantinya akan ditempati petugas pam untuk melakukan pantauan arus mudik Idul Fitri 1443 H, dengan didirikan Pos ini diharapkan pemudik bisa merasakan aman dan nyaman dalam perjalanan” tutup Kapolsek Sidomukti.

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh @polseksidomukti

 

Penggumuman lomba oleh Polres

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang hingga sore hari dengan tinggi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi akibat kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan...
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Muat Lebih

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia