URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Sosial melalui Sentra Antasena Magelang memberikan bantuan ATENSI berupa paket nutrisi dan sandang kepada 100 penerima manfaat di Kota Salatiga pada hari Sabtu, 11 November 2023. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Asistensi Terintegrasi (ASTER), dengan sasaran penerima bantuan mencakup pelayanan anak, disabilitas, lansia, dan korban bencana.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kemensos dan Antasena Magelang Salurkan Bantuan ATENSI 100 Paket Nutrisi dan Sandang di Salatiga.

Kemensos dan Antasena Magelang Salurkan Bantuan ATENSI 100 Paket Nutrisi dan Sandang di Salatiga.

Kemensos dan Antasena Magelang Salurkan Bantuan ATENSI 100 Paket Nutrisi dan Sandang di Salatiga.

Kementerian Sosial melalui Sentra Antasena Magelang memberikan bantuan ATENSI berupa paket nutrisi dan sandang kepada 100 penerima manfaat di Kota Salatiga pada hari Sabtu, 11 November 2023. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Asistensi Terintegrasi (ASTER), dengan sasaran penerima bantuan mencakup pelayanan anak, disabilitas, lansia, dan korban bencana.
Foto dok IST
Anggota Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya dan Sentra Antasena Magelang, MK Agung Suhartoyo Memberikan Bantuan 100 paket sembako, nutrisi dan sandang dari Kementerian Sosial (Kemensos), Sabtu 11.11.2023
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Kementerian Sosial melalui Sentra Antasena Magelang menyalurkan bantuan ATENSI berupa paket nutrisi dan sandang kepada 100 penerima manfaat di Kota Salatiga, sabtu 11.11.2023 siang.

Kepada rasikafm.com Kepala Sentra Rehabilitasi Sosial Antasena Magelang MK Agung Suhartoyo mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Asistensi Terintegrasi (ASTER) , dengan sasaran penerima bantuan mencakup pelayanan anak, disabilitas, lansia, dan korban bencana. Selain itu bantuan juga ditujukan kepada kelompok renta berbentuk paket nutrisi.

“Bantuan paket nutrisi ini sebagai penguatan atau tambahan gizi bagi penerima,”kata Agung Suhartoyo.

Pihaknya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan data yang ada di 20 wilayah kabupaten/kota salah satunya di Kota Salatiga.

Penyaluran bantuan ini di lakukan berdasar data yang di peroleh. Selain dari data juga dari informasi masyarakat maupun LSM serta pemerintah daerah dinas sosial maupun DPR RI ataupun DPRD.

“Untuk sasaran penerima bantuan ada empat cluster diantaranya pelayanan anak, disabilitas, lansia dan korban bencana,”pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya menyebut bahwa bantuan ini sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama dalam menghadapi dampak signifikan dari kondisi cuaca seperti El Nino.

“Penerima bantuan merupakan masyarakat yang sudah masuk dalam data DTKS Kemensos,”ucapnya.

– Kepala Sentra Rehabilitasi Sosial Antasena Magelang MK Agung SuhartoyoAnggota .
– Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya (berkopiah)

BACA JUGA :

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved