URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dra Gati Setiti Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Salatiga mengundurkan diri dan pensiun dini terhitung 1 Januari 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kepala Dinsos Salatiga mengundurkan diri, Pj Walikota Mengaku Tidak Masalah

Kepala Dinsos Salatiga mengundurkan diri, Pj Walikota Mengaku Tidak Masalah

Kepala Dinsos Salatiga mengundurkan diri, Pj Walikota Mengaku Tidak Masalah

featured-img

RASIKAFM.COM – SALATIGA – Dra Gati Setiti Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Salatiga mengundurkan diri dan pensiun dini terhitung 1 Januari 2023. Ia merupakan Seorang pejabat eselon II di Pemkot Salatiga,

Sekda Salatiga, Wuri Pujiastuti membenarkan pensiun dini yang diajukan oleh Gati Setiti. Karena pensiun dini maka jabatan kepala Dinsos juga secara definitif masih kosong.

“Bu Gati Setiti mengajukan pensiun dini dari ASN dan tentunya beliau sebagai kadinsos juga berhenti. Beliau mengajukan pensiun dini karena kesehatan,” kata Wuri Pujiastuti.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Salatiga, Adhi Isnanto dihubungi mengatakan Gati Setiti pensiun dini terhitung 1 Januari 2023.

Saat ini jabatan Kepala Dinas Sosial ditunjuk Plt yakni Sekretaris Dinsos, Suri Pertiwi sampai menunggu pejabat definitif. “Bu Gati pensiun dini terhitung 1 Januari 2023, beliau pensiun penuh kurang lebih masih dua tahun lagi,” kata Adhi Isnanto.

Sementara itu dalam wawancaranya dengan Rasika FM, Pj walikota Sinoeng N Rachmadi membenarkan jika Kadinsos mengundurkan diri “bu Gati mundur semata mata karena faktor Kesehatan, pihaknya menerima sudah dari dokter tentang laporan kesehatan bu gati, soal siapa penggantinya pemkot masih menungu hasil dari propinsi” ujar Sinoeng

Pj walikota Salatiga, Sinoeng saat dikonfirmasi media

 

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar