URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Representative Office 2 Transjawa Tollroad Regional Division (RO2 JTTRD) selaku pengelola Jalan Tol Semarang ABC tengah bersiap untuk memberikan pelayanan optimal kepada para pemudik yang hendak menuju area Jawa Tengah dan sekitarnya pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesiapan Jasa Marga Area Jawa Tengah Dalam Hadapi Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Kesiapan Jasa Marga Area Jawa Tengah Dalam Hadapi Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Kesiapan Jasa Marga Area Jawa Tengah Dalam Hadapi Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H

featured-img

Rasika USA, 20/04 PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Representative Office 2 Transjawa Tollroad Regional Division (RO2 JTTRD) selaku pengelola Jalan Tol Semarang ABC tengah bersiap untuk memberikan pelayanan optimal kepada para pemudik yang hendak menuju area Jawa Tengah dan sekitarnya pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Pada libur Lebaran tahun ini diprediksi sebanyak 612 ribu kendaraan meninggalkan Semarang atau naik 42% dari lalu lintas normal 2021 dan sekitar 601 ribu kendaraan masuk Semarang atau naik 45% dari lalu lintas normal 2021 yang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.

Untuk memberikan layanan yang maksimal, Jasa Marga terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan layanan yang maksimal dan agar terciptanya mudik yang aman dan sehat sesuai dengan arahan Pemerintah, mengingat lalu lintas di Jalan Tol Semarang ABC menjadi pintu utama bukan hanya lalu lintas pemudik dari arah Barat tetapi juga lalu lintas dalam kota Semarang.

General Manager Representative Office (RO) 2 JTTRD Prajudi menjelaskan bahwa Jasa Marga telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian untuk antisipasi kepadatan kendaraan yaitu dengan mendukung kebijakan pembatasan kendaraan sumbu 3 ke atas, contra flow, one way, serta ganjil-genap, menempatkan petugas siaga di lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan, serta berkoordinasi dengan Kepolisian terkait. Terlebih lagi, GT Kalikangkung di Jalan Tol Batang-Semarang merupakan gerbang berakhirnya pemberlakuan one way pada periode arus mudik.

“Jasa Marga akan mendukung segala bentuk kebijakan yang dilakukan oleh Kepolisian dan pihak-pihak terkait. Sebagai contoh untuk antisipasi pemberlakuan kebijakan one way dan contra flow , Jasa Marga telah menyiapkan petugas, perambuan dan kesiapan gerbang tol itu sendiri. Untuk GT Kalikangkung yang merupakan gerbang tol terakhir dari pelaksanaan one way di arus mudik, harus dipersiapkan sebaik mungkin agar tidak terjadi antrian kepadatan karena bottle neck,” tambah Prajudi.

Pada kesempatan yang sama, Prajudi menyampaikan dari sisi layanan lalu lintas, Jasa Marga telah menyiagakan sejumlah armada pelayanan lalu lintas yaitu berupa 3 kendaraan Customer Service, 1 unit Ambulance, 1 unit Rescue, 2 unit kendaraan Derek, 2 unit Patroli Jalan Raya, 1 unit Water Tank, dan 1 unit kendaraan Kamtib. Sedangkan kesiapan dari layanan informasi dan komunikasi, terdapat 54 CCTV dan 18 Variable Message Sign (VMS).

Selain itu untuk mengantisipasi beberapa titik kepadatan Jalan Tol Semarang ABC dalam hal transaksi, Jasa Marga juga meningkatkan kapasitas transaksi dengan menambah gardu tol dan pemanfaatan mobile reader di setiap gerbang tol milik Jasa Marga.

“Kami juga terus melakukan pengecekan keberfungsian peralatan tol serta pelaksanaan percepatan transaksi dengan cara penyediaan petugas tapping. Untuk gerbang-gerbang tol di Ruas Semarang ABC sendiri, Jasa Marga menyiapkan 28 Gerbang Tol Otomatis, 15_mobile reader_ dan 8 Oblique Approach Booth,” ujar Prajudi.

Dari sisi pekerjaan konstruksi, rekonstruksi dan perbaikan konstruksi, Jasa Marga akan menyelesaikan pekerjaan pada tanggal 20 April 2022 atau H-12 Lebaran, menyiapkan petugas piket patching dalam mengantisipasi jalan berlubang, pemeliharaan dan pembersihan lingkungan jalan, perawatan dan penggantian keselamatan jalan seperti rambu-rambu dan guardrail, dan menyiapkan petugas piket selama masa Lebaran.

Prajudi juga menyampaikan persiapan matang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) untuk menunjang kelancaran dan skema rekayasa lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang.

“Sarana dan prasarana Rest Area juga menjadi perhatian penting kami, sehingga untuk itu Kami mempersiapkan penambahan fasilitas peturasan portable, ketersediaan air bersih, penambahan petugas kebersihan dan keamanan, dan memastikan ketersediaan BBM, bengkel, layanan top up juga dilakukan untuk mendukung kelancaran mudik tahun 2022 ini,” ungkap Prajudi.

Cororate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengimbau, pengguna jalan yang akan melakukan mudik Lebaran diharapkan mempersiapkan kondisi diri, kondisi kendaraan serta waktu yang tepat untuk menghindari puncak arus mudik dan balik.

“Untuk menghindari kepadatan, kami imbau untuk memilih waktu mudik di luar waktu puncak arus mudik yang jatuh pada 29 April 2022 dan arus balik pada 8 Mei 2022, serta pastikan kecukupan saldo uang elektronik. Untuk mempermudah pengguna jalan mendapatkan informasi perjalanan, saat ini Jasa Marga memiliki aplikasi Travoy 3.0 yang merupakan merupakan Asisten Digital Perjalanan yang menyediakan informasi seputar jalan tol yang dilengkapi dengan fitur emergency yang dibutuhkan oleh pengguna jalan,” tutup Heru.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Selalu patuhi protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan sesuai aturan Pemerintah serta berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved