URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pabrik Briket CV Prime Diva di Patemon, Tengaran, Kabupaten Semarang mengalami kebakaran pada Selasa (7/11/2023) pagi akibat mesin oven yang terlalu panas. Menurut keterangan Komandan Regu Pos PMK Tengaran, Kisworo, percikan api dari mesin oven menjadi penyebab sementara kebakaran, yang berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran tanpa laporan korban jiwa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketiga Kalinya Pabrik Briket CV Prime Diva Patemon Terbakar, Penyebabnya Diduga dari Mesin Oven

Ketiga Kalinya Pabrik Briket CV Prime Diva Patemon Terbakar, Penyebabnya Diduga dari Mesin Oven

Ketiga Kalinya Pabrik Briket CV Prime Diva Patemon Terbakar, Penyebabnya Diduga dari Mesin Oven

Pabrik Briket CV Prime Diva di Patemon, Tengaran, Kabupaten Semarang mengalami kebakaran pada Selasa (7/11/2023) pagi akibat mesin oven yang terlalu panas. Menurut keterangan Komandan Regu Pos PMK Tengaran, Kisworo, percikan api dari mesin oven menjadi penyebab sementara kebakaran, yang berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran tanpa laporan korban jiwa.
Foto dok IST
Petugas damkar saat memadamkan api di Pabrik Briket CV Prime Diva Patemon selasa 7.11.2023 pagi
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Pabrik Briket CV Prime Diva Patemon Terbakar. Pabrik briket yang terletak di Dusun Jetis, Desa Patemon, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengalami kebakaran pada Selasa (7/11/2023) pagi.

Kepada wartawan, Komandan Regu Pos Pemadam Kebakaran (PMK) Tengaran, Kisworo, menyatakan bahwa kebakaran di CV Prime Diva Briket desa Patemon diduga disebabkan oleh mesin oven yang terlalu panas, yang memunculkan percikan api.

“Penyebab sementara kebakaran karena mesin oven yang terlalu panas. Oleh pekerja, ruangan oven tersebut sudah berupaya dipadamkan namun tidak berhasil. Sampai PMK datang ke lokasi kejadian,” ungkap Kisworo.

Menurut keterangan saksi mata, Anton, seorang karyawan, kebakaran terjadi ketika mesin oven briket mengalami overheating selama proses pembakaran, dan upaya pemadaman awal menggunakan 2 apar berukuran 6 kg dan air tidak berhasil. Akibatnya, api membesar hingga menyebar ke atap di sekitar oven.

Informasi menyebutkan bahwa petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar pukul 08.37 WIB, tanpa ada laporan korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Meskipun kerugian materi akibat insiden ini belum dihitung secara rinci, pemadaman berjalan dengan lancar dan aman.

Pantauan rasikafm.com kejadian kebakaran di pabrik briket areng milik Bardi ini sudah yang ketiga kalinya. Terakhir kebakaran terjadi pada 24 Agustus lalu.

Terpisah Kepala Satpol PP dan Damkar kabupaten Semarang, Anang Sukoco menghimbau agar pelaku industri lebih waspada akan bahaya kebakaran dimusim kemarau ini. “Miliki APAR, gunakan Kabel SNI, berikan Pelatihan Kedamkaran buat pegawainya dan patuhi keselamatan dan aturan yang ada” ujar Anang melalui pesan singkatnya.

BACA JUGA :

Dinas Sosial Kabupaten Semarang menyiagakan satu unit mobil tangki air bersih di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, mulai Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan layanan ini diberikan setelah adanya permohonan dari warga RW 3 dan RW 4 Dusun Ngobo, dengan distribusi rutin setiap dua hari sekali sebanyak 10.000 liter air per pengiriman hingga 21 Agustus guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.
Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali
Organisasi kemanusiaan Sugihan Peduli menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan delapan armada tangki kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Selasa (4/8/2026). Bantuan diberikan sebagai respons atas krisis air bersih akibat musim kemarau yang menurunkan debit sumur dan mata air, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga distribusi berlangsung sampai malam hari.
Ringankan Beban Warga saat Kemarau, Sugihan Peduli Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Dusun Jagir
Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah