RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

KH. Doery Asyhari asal Semarang, isi Pengajian Akbar Salatiga. Tekankan S3

KH. Doery Asyhari asal Semarang, isi Pengajian Akbar Salatiga. Tekankan S3

KH. Doery Asyhari asal Semarang, isi Pengajian Akbar Salatiga. Tekankan S3

Kyai Doery Asyhari saat isi materi pengajian

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam suasana penuh kekhidmatan dan kehangatan spiritual, Pemerintah Kota Salatiga menyelenggarakan pengajian akbar bertajuk “Salatiga Mengaji: Berhijrah untuk Salatiga BEDA” pada Rabu (30/7/2025), bertempat di halaman Kantor Wali Kota Salatiga. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati tiga momentum penting sekaligus: Hari Koperasi Nasional, Hari Jadi Kota Salatiga, dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Ribuan peserta dari berbagai kalangan turut hadir, mulai dari Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat umum dan perwakilan santri dari berbagai lembaga pendidikan Islam di Salatiga.

Pengajian diawali dengan lantunan sholawat merdu yang dipimpin Gus Ahmad Nadhir, menghadirkan ketenangan sekaligus membuka suasana batin para jemaah. Setelah itu, diserahkan secara simbolis sejumlah bantuan dari Baznas Kota Salatiga, sebagai bagian dari wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dan keagamaan di kota ini

KH. Doery Asyhari, kyai nyentrik asal Semarang
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar Kota Salatiga dan bangsa Indonesia selalu diberikan ketenteraman, kedamaian, serta kemajuan yang diridhai oleh Tuhan.

Suasana semakin hidup dan penuh tawa ketika KH. Doery Asyhari, kyai nyentrik asal Semarang yang dikenal dengan gaya ceramah santainya, menyampaikan mauidhoh hasanah. Dengan gaya khasnya yang ringan, lucu, namun mengena, ia mengajak jamaah untuk memahami nilai-nilai hijrah dengan pendekatan yang menghibur namun bermakna dalam.

“Salatiga itu S3, tahu apa artinya? S3 itu Selamat, Sejahtera, lalu Masuk Surga. Semoga masyarakat Salatiga selalu selamat, sejahtera, dan para pejabatnya diberikan kesehatan serta kekuatan dalam mengemban amanah,” ucap KH. Doery yang disambut gelak tawa hangat para jemaah.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, lisan (lidah), serta sikap saling menghargai antar sesama, terutama dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam.

Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh KH. Doery Asyhari, memohon keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan untuk Kota Salatiga dan seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px