Rasikafm.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya oleh Lulus (49), seorang petani asal Desa Pujang Rejo, Kabupaten Kendal, yang kini tak lagi cemas menghadapi biaya pengobatan.
Sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) kelas 3, Lulus mengaku sangat terbantu dalam menjalani pengobatan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi yang dideritanya.
Bagi Lulus, kesehatan merupakan modal utama untuk tetap bisa bekerja di sawah setiap hari. Namun sebelumnya, penyakit yang ia alami sempat menjadi beban pikiran, terutama karena kekhawatiran akan biaya pengobatan yang tidak sedikit.
Perjalanan pengobatan Lulus dimulai dari Puskesmas Gemuh 02 sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Ia rutin memeriksakan kondisi kesehatannya, termasuk tekanan darah.
“Saya merasa sangat dimudahkan. Saat harus dirujuk ke rumah sakit, pengurusan surat rujukan di Puskesmas Gemuh 02 itu cepat sekali, tidak ada kendala sama sekali. Petugasnya paham kalau kondisi saya memang butuh penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Dalam perjalanannya, Lulus beberapa kali menjalani rawat inap akibat komplikasi hipertensi. Ia pernah dirawat di RSI Kendal, hingga terakhir pada tahun 2025 harus mendapatkan penanganan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Aisyiyah Kendal.
Selama lima hari menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, Lulus merasakan pelayanan yang baik dan setara, tanpa adanya perbedaan perlakuan sebagai pasien PBI.
“Waktu dirawat lima hari di RS PKU Aisyiyah itu, pelayanannya benar-benar oke. Perawat dan dokternya baik semua. Yang paling penting bagi saya sebagai petani, semua obatnya gratis. Saya pulang tidak perlu keluar biaya tambahan serupiah pun,” ungkapnya.
Menurutnya, kepastian mendapatkan obat secara gratis menjadi hal yang sangat berarti. Ia kini tidak lagi harus membagi penghasilan antara kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan.
Program JKN dinilai telah memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat sektor informal seperti petani. Dengan adanya jaminan kesehatan, Lulus bisa lebih fokus pada pemulihan dan kembali beraktivitas di sawah tanpa dihantui kekhawatiran biaya.
Kisah Lulus menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara melalui BPJS Kesehatan mampu memberikan perlindungan kesehatan yang merata. Pelayanan yang setara serta kemudahan akses menjadi kunci penting dalam memastikan masyarakat tetap terlindungi.