URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kodim 0714/Salatiga memberikan bantuan berupa Baja ringan, Reng, dan Genteng metal kepada warga desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang yang rumahnya rusak parah akibat puting beliung. Salah satu warga yang menerima bantuan tersebut, Ahmadi (48), merasa bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kodim.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kodim 0714 Salatiga Bantu Perbaikan Rumah Ahmadi Warga Wonokerto, yang Rusak Parah Akibat Puting Beliung

Kodim 0714 Salatiga Bantu Perbaikan Rumah Ahmadi Warga Wonokerto, yang Rusak Parah Akibat Puting Beliung

Kodim 0714 Salatiga Bantu Perbaikan Rumah Ahmadi Warga Wonokerto, yang Rusak Parah Akibat Puting Beliung

Kodim 0714/Salatiga memberikan bantuan berupa Baja ringan, Reng, dan Genteng metal kepada warga desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang yang rumahnya rusak parah akibat puting beliung. Salah satu warga yang menerima bantuan tersebut, Ahmadi (48), merasa bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kodim.
Foto dok Koramil
Danramil Bringin Kapten Agung Kartika, dan Camat Bancak, serta Danpos Bancak saat menyerahkan bantuan kepada Ahmadi, yang rumahnya rusak akibat puting beliung
featured-img

RASIKAFM.COM | BANCAK - Ahmadi (48) warga desa Wonokerto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang kini sudah bisa bernafas lega. Pasalnya dia yang sebelumnya pada senin (20/3/2023) malam lalu rumahnya rusak parah setelah diporak porandakan angin puting Beliung kini mulai diperbaiki.

Dia sendiri merupakan satu dari 88 warga lain yang rumahnya mengalami kerusakan.

Tak berselang lama usai kejadian, Kodim 0714/Salatiga bergerak cepat membantu Ahmadi, agar rumahnya bisa segera ditempati.

Kepada Rasika FM, Danramil 04/Bringin, Kapten Inf Agung Kartika mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Kodim 0714 Salatiga bekerjasama dengan PT Ali Bangun Negeri Pringapus, dengan memberikan bantuan berupa Baja ringan 80 lonjor, Reng 60 lonjor dan Genteng metal sebanyak 215 buah.

“kami berharap bantuan dari Kodim ini bisa meringgankan beban bapak Ahmadi, yang rumahnya rusak akibat Puting beliung” ujar Agung kamis 30.3.2023 disela sela pemberian bantuan.

Menurut Danramil, rumah milik Ahmadi ini termasuk rusak cukup parah dibanding dengan lainya.

Tampak hadir dalam pemberian bantuan tersebut, Camat Bancak Sugeng, Danpos Bancak Pelda Samin serta Perangkat desa Wonokerto.

Sementara itu Ahmadi, mengaku bersyukur atas pemberian yang diberikan oleh Kodim Salatiga ini.

“saya hanya bisa megucapkan terima kasih kepada bapak bapak Tentara, semoga kedepan TNI semakin dihati rakyat” ujarnya terbata bata.

Seperti diketahui musibah Angin puting beliung terjadi di beberapa desa yang ada di Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang. (20.3.2023) lalu.

Puluhan rumah mengalami kerusakan, dari tingkat ringan, sedang, hingga berat.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menyebut ada 89 rumah yang mengalami kerusakan. Rata rata kerusakan terjadi di bagian atap dan genting, akibat pohon roboh. Kerusakan juga terjadi di rumah warga desa Boto, Pengung, Kemiri, Sembung, Klumpit, Krasak.

Akibat kejadian ini bahkan Ahmadi (48) dan Sifa (8) sempat mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan.

BACA JUGA :

Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar